oleh

Gunakan Foto Profil TNI, Lakukan Penipuan Lewat WatsApp

MAKASSAR | Maraknya penipuan dengan modus minta pulsa atau minta transfer uang kepada para pejabat/anggota TNI dengan modus melalukan Clone Aplikasi WhatsApp, sehingga HP asli yang dimiliki korban tidak bisa dipergunakan dan mengambil foto pejabat TNI yang digunakan sebagai profile di akun penipuan.

Terkait hal itu, Kodam XIV/Hasanuddin telah membentuk tim penyelidikan terhadap maraknya kasus tersebut. Selang beberapa hari setelah terbentuknya tim, pihak Kodam Hasanuddin telah berhasil mengusut jaringan itu, dan berhasil menangkap dua orang pelaku penipuan yang berada di daerah Kabupaten Palopo berinisail AL dan AS.

Setelah dilakukan pengembangan terhadap dua pelaku yang diamankan tersebut, tim kembali berhasil menangkap satu orang kawanan jaringan terorganisir yang berinisial IG, yang berprofesi sebagai Mahasiswa.

Pihak Kodam XIV/Hasanuddin melalui Kepala Penerangan Kodam Kolonel Drs. Alamsyah, M.Si menyebutkan bahwa proses penyelidikan kasus itu terus dikembangkan, guna mengungkap modus yang merugikan banyak orang. “Saat ini, tim kembali berhasil mendeteksi yang disinyalir menjadi induk dari jaringan yang digunakan oleh para pelaku,” ucapnya.

“Jaringan ini memiliki alat atau sistem IT, dan dikendalikan oleh operator yang saat ini masih dalam pengembangan oleh tim Kodam Hasanuddin. Diharapkan dalam waktu dekat ini dapat terungkap” tambah Kapendam Kolonel Alamsyah.
Penipuan dengan modus minta pulsa atau minta transfer uang kepada para pejabat/anggota TNI melalui Clone Aplikasi WhatsApp semakin marak. Mereka mengambil dan menggunakan foto pejabat TNI sebagai profile di akun PENIPUAN.

Menghadapi hal itu, Kodam XIV/Hasanuddin  membentuk tim untuk menyelidiki berbagai kasus yang terjadi. Belum beberapa lama melakukan pengusutan terhadap  jaringan itu, pada tanggal 1 s/d 5 Desember 2018 berhasil mendeteksi dan menangkap dua orang pelaku penipuan yang berada di daerah Kabupaten Palopo berinisail AL dan AS.

Setelah dilakukan pengembangan terhadap dua pelaku yang diamankan tersebut, tim kembali berhasil menangkap satu orang kawanan jaringan terorganisir yang berinisial IG, yang berprofesi sebagai Mahasiswa.

Pihak Kodam XIV/Hasanuddin melalui Kepala Penerangan Kodam Kolonel Drs. Alamsyah, M.Si menyebutkan bahwa proses penyelidikan kasus itu terus dikembangkan, guna mengungkap modus yang merugikan banyak orang. “Saat ini, tim kembali berhasil mendeteksi yang disinyalir menjadi induk dari jaringan yang digunakan oleh para pelaku,” ucapnya.

“Jaringan ini memiliki alat atau sistem IT, dan dikendalikan oleh operator yang saat ini masih dalam pengembangan oleh tim Kodam Hasanuddin. Diharapkan dalam waktu dekat ini dapat terungkap” tambah Kapendam Kolonel Alamsyah.

Komentar

News Feed