oleh

Kepala BPJS Kesehatan Bulukumba Sebut Tunggakan Peserta BPJS Mandiri Rp.8 Miliar

-Daerah-141 views

BULUKUMBA.I- Kepala Badan Penyelenggara  Jaminan Sosial ( BPJS) cabang Diah Eka Rini, pada sosialosasi Peraturan Presiden nomor 82 tahun 2018, Jumat (7/12) di RM Sulawesi Bulukumba,  mengungkap nilai tunggakan peserta BPJS Kesehatan kategori Mandiri untuk wilayah cabang Bulukumba angkanya mencapai Rp. 8,4 miliar.

 

Diah menyebutkan,hingga saat ini, dari 61.000 peserta Kategori Mandiri, ada beberapa orang, datanya sudah tidak ada. ” Kami kehilangan jejak, karena saat peserta mendaftar, nomor ponsel yang didaftarkan sudah tidak aktif lagi, sehingga kami kehilangan jejak,” ungkap Diah

Dan yang terbanyak tunggakannya, adalah kepesertaan BPJS kategori mandiri tingkat tiga dengan iuran perbulan sebesar Rp.23 ribu.

Hingga saat ini, kata Diah, BPJS Kesehatan Bulukumba masih punya piutang kepada peserta kategori mandiri sebesar Rp.8,4 miliar, dari total peserta mandiri saat ini mencapai 61 ribu orang.

Selain tunggakan kepesertaan mandiri, Diah Eka Rini juga menyebutkan, BPJS Kesehatan Bulukumba saat ini masih punya piutang pada kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD, tetapi bagi PBI APBD yang dibiayai Bulukumba, tidak lama lagi akan dibayarkan.Dan salah satu penyebab sehingga terjadi keterlambatan membayar klaim di RSUD HA.Sulthan Dg Radja, karena masih tingginya jumlah tunggakan peserta BPJS Kategori mandiri dan PBI.

” Jika mengacu pada Perpres sebelumnya, seluruh peserta BPJS baik Mandiri maupun PBI, pembayaran iurannya paling lambat setiap tgl 10 setiap bulan berjalan. Meski begitu kita harus saling memahami apalagi iuran PBI bersumber dari APBD Pemkab Bulukumba dan tahun ini iuran APBD Bulukumba sebesar Rp. 9 Miliar lebih,” kunci Diah mengakhiri penjelasannya.- Suaedy.-

Komentar

News Feed