oleh

Akhir 2018, Elaktibilitas Prabowo-Sandi Sama Jokowi-Ma’ruf

-Politik-9.665 views

JAKARTA | Diyakinkan, akhir 2018 pasangan calon presiden dan wakil presiden, Prabowo-Sandi,  akan bekerja keras dua hingga tiga kali lipat untuk menyamai elektabilitas pasangan 01 Joko Widodo- Ma’ruf Amin.

Ketua BPN Prabowo-Sandi,  Joko Santoso, saat melakukan konsolidasi dengan simpul-simpul pemenangan Prabowo-Sandi mengatakan merujuk pada survai internal perbedaan elektabilitas antara pasangan Prabowo – Sandi, dengan Jokowi- Ma’ruf Amin terpaut hanya 4 persen.

Survai internal ini, berbeda yang ditunjukan dari sejumlah lembaga survai yang diumumkan kepada masyarakat. Sehingga ditargetkan hingga akhir tahun 2018, perbedaan 4 persen ini akan bisa disamai. Selanjutnya pada tahun 2019 hingga pencoblosan, ditargetkan akan melampaui suara pasangan 01.

Badan Pemenangan Nasional (BPN) melakukan berbagai strategi dan usaha keras, diantaranya terus membangun jaringan relawan pendukung Prabowo- Sandi di seluruh Indonesia.

Menurut Joko, dukungan terus didapatkan dari berbagai kalangan kepada Prabowo- Sandi di seluruh Indonesia. Termasuk sejumlah relawan ini, dengan suka rela memberikan bantuan keuangan kepada Prabowo atau Sandi. Sehingga dirinya optimistis, Prabowo – Sandi bisa menang dalam Pemilu Presiden 2019.

“Survei itu harus memaparkan hasil yang sebenarnya, jangan menutupi fakta. Seperti pilgub DKI misalnya, hasil survey yang digembar-gemborkan tidak sesuai dengan hasil yang diperoleh. Ini yang namanya survei tidak mencerdaskan rakyat,” katanya Joko Susilo, Minggu (9/12)

Joko menyebut, di wilayah Jawa, provinsi yang menjadi medan pertarungan berat, utamanya di Jawa Tengah. Untuk memaksimalkan itu, dia sudah menyarankan agar Prabowo lebih sering turun ke Jateng, termasuk ke Banyumas. Kondisi ini di tunjang, leluhur Prabowo dari garis keturunan ayah merupakan orang Banyumas.

Komentar

News Feed