oleh

Jegal Tim Anti Bandit Begal Terkapar

SUNGGUMINASA | Makka, warga Mallasoro, Kec.Bamgkala, Kab.Jeneponto, Sulsel harus menemui ajal setelah menjegal amggota tim anti bandit Polres Gowa hingga babak belum. Dua peluru bersarang di betis dan punggung.

Komplotan Makkas, dikenal sebagai kawanan begal Curanmor sadis dan tak segan melukai korban sebelum polisi menggeruduknya di BTN Andi Tonro, Kec.Somba opu, Kab.Gowa, kemarin (20/12).

Serangkaian aksi Makka terungkap lima orang korban seperti Roy Abduk Razak, Isa (41), iRiswandi (24), dan H.Juwana (62), seeta Nur Sabaria (39), honorer

Petugas dari tim anti bandit juga berhasil menemukan barang bukti  hasul kejahatan berupa
– 1 unit R2 Yamaha Fino
– 1 unit R2 Ninja hitam milik pelaku
– 1 unit R2 Mio J
– 1 unit kunci letter T
– 2 anak kunci letter T
– 1 buah tas sandang
– 1 unit hp Maxtron
– 1 buah dompet
– 1 unit jam tangan
– 3 kartu ATM BRI dan Mandiri
– bbrp bentuk jimat
– 1 lembar STNK

Ketika hendak mengembankan lebih jauh dan berada di wilayah Barombong, Makka memukul anggota Tim Anti Bandit dengan balok kayu, kena tangan dan bagian wajah.
Anggota Tim Anti Bandit spontan beri tembakan melumpuhkan ke kaki dan punggung bagian belakang

Makka roboh dan segera dibawa ke RS.Bhayangkara namun setibanya di RS, pelaku dinyatakan MD. Semenara YNR, teman Makka ikut diamankan dan harus mempertanggungjawabkan perbuatanya dengan sangkaan melanggar Pasal 363 KUHP jo Psl 55 KUHP jo Pasal 64 KUHP ttg curanmor yang dilakukan secara bersama-sama dan berulang.

Komentar

News Feed