oleh

Media Diharap Memiliki Moral Tangkal Hoax

JAKARTA | Tahun politik berseliweran berita hoax sehingga diharap media bermoral menangkalnya karena tidak mendidik dan merugikan rakyat.

Maraknya berita hoaks di tahun politik ini, ujar Oesman Sapta Oddang, Ketua Umum Partai Hanura, harus dikonter oleh media-media mainstream yang bermoral.

”Makanya saya sarankan kepada teman-teman pers, counter lah hoaks itu. Berikan keterangan yang benar itu benar. Baik itu agama maupun kebangsaan, kita selalu memberikan kebenaran, tidak selalu hoaks,” ujarnya di sela tasyakuran HUT ke-12 Partai Hanura di Jakarta, Jumat (21/12/2018).

Menurutnya, hoaks sangat merugikan rakyat dan tidak mendidik rakyat. Berita-berita bohong sangat mengajarkan kebodohan kepada rakyat dan terutama orang-orang daerah yang tidak melihat secara langsung, tapi kemudian melihat lewat online, seolah-oleh banyak berita yang seperti benar, tapi sebetulnya tidak benar.

Dalam hal ini, peran pers yang bermoral dan bermartabat untuk mengkonter dengan informasi yang sebenarnya sehingga masyarakat bisa melihat dan menjadi cerdas, serta dapat memilih orang-orang yang cerdas sebagai pemimpin.

Dikatakan OSO,, panggilan politisi gaek ini, di tahun politik ini sangat wajar ketika tensi memanas. “Tidak jarang di tahun politik akan terjadi sesuatu yang selalu mengejutkan,” ujar Ketua DPD RI ini.

Lanjut dikatakan, di era politik pasti akan selalu hangat bahkan panas. Jadi pasti ada gejolak-gejolak tapi rakyat harus diberikan satu pemahaman, satu kejujuran, benar adalah benar. Jadi jangan pakai hoaks sebagai alat untuk memenangkan pertandingan,” katanya.

OSO juga mengajak semua pihak untuk mempererat persautan bangsa. Jangan ada lagi perpecahan di antara anak bangsa. “Mari kita satukan bangsa ini dengan tanpa mengkotak-kotakkan, apalagi dengan fitnah dengan membuktikan kerja nyata yang telah dilakukan oleh semua pihak. Ini harus diakui dengan tulus dan ikhlas. Jadi harapan saya persatuan dan kesatuan bangsa itu dengan satu kejujuran melihat apa yang terjadi dengan negara ini,” paparnya.

Sementara itu, tasyakuran HUT ke-12 Partai Hanura tersebut juga diisi dengan kegiatan amal sosial bersama anak yatim dan fakir miskin. ”Kita berbagi rasa dengan anak-anak yatim piatu, dengan keluarga duafa. Anda lihat ada anak kecil, orang tua jompo, dan mereka sudah kurang diperhatikan,” paparnya.

Pihaknya juga meminta DPD Partai Hanura se-Indonesia juga melakukan hal serupa di daerah masing-masing.

Komentar

News Feed