oleh

Presiden Jokowi Hadiri Jambore Desa di Makassar

-Nasional-202 views

Jokowi Sebut Dana Desa Menurunkan Kemiskinan di Desa

MAKASSAR.I Presiden RI  Joko Widodo, pada Sabtu (22/12) menghadiri Jambore Desa, dalam rangka Evaluasi Kebijakan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Tahun Anggaran 2018, diselenggarakan Menteri Pemberdayaan Masyarakat Desa Republik Indonesia di Gedung Wisma Negara Jl. Metro Tanjung Bunga Kota Makassar Prov.Sulsel. Kegiatan itu dihadiri sekitar 6000 orang peserta.

 

Ikut mendampingi Presiden Jokowi, Menteri Pemberdayaan Aparatur Desa Eko Putro Sandjojo, Gubernur Selsel Prof.DR.Ir.H.M. Nurdin Abdullah M.Agr, Kapolda Sulsel Irjen Pol Umar Septono, Ketua DPRD H.Muh Roem, Walikota Makassar Ir. H Muh Rhamdan Pomanto, para Bupati, para aparat Desa, Para kader Posyandu dan PKK.

Gubenur Sulsel Prof.DR.Ir.H.M. Nurdin Abdullah, M.Agr dalam sambutannya menyatakan, kehadiran Presiden Jokowi merupakan wujud perhatian terhadap Provinsi Sulawesi Selatan.

Dihadapan Presiden Jokowi, Gubernur Sulsel menyampaikan terima kasih dengan adanya program dana desa pemerintah sebesar Rp. 5,7 T.

” Kami atas nama Pemerintah Provonsi Sulsel bersama masyarakat menyampaikan terima kadih kepada Presiden Jokowi. Karena dengan adanya dana desa semua program pembangunan dapat berjalan, termasuk beberapa bendungan yang ada di Sulawesi Selatan.

Dengan adanya kebijakan Presiden, kita sudah bisa mengekspor beberapa hasil pertanian. Dan kami berharap, Provinsi Sulsel menjadi prioritas pembangunan jalan tol,” harap Nurdin Abdullah kepada Presiden. Diungkapkan pula, menurunnya jumlah kemiskinan di Sulawesi Selatan, karena adanya dana desa.

Sementara itu, Presiden RI Joko Widodo mengulas kembali, bahwa sejak tahun 2015 sampai 2018, terus dana desa terus mengalami peningkatan sampai mencapai Rp. 187 T.

” Dengan adanya dana desa, merupakan suatu sejarah bagi bangsa Indonesia,

dan dalam pelakdanaan kegiatan pembangunan, tenaga kerja diharapkan dari warga desa, karena pembangunan dan penggunaan pembelanjaan anggaran dari desa,” papar Presiden Jokowi.

 

Dijelaskan, penggunaan dana desa harus fokus hanya untuk pembangunan desa.

” Dana desa akan diperbesar tiap tahunnya agar dapat menurunkan tingkat kemiskinan di desa. Dan selama kurun waktu 4 tahun, telah terbangun 1280.000 km jalan desa, Losyandu, PAUD, Pasar Desa, Jembatan yang dananya berasal dari anggaran dana desa,” sebut Presiden.

Dana desa, kata Presiden, dapat digunakan untuk membangun Pariwisata yang berpotensi yang ada di desa, agar dapat menjadi penghasilan desa.

Terakhir Presiden Jokowi mengajak seluruh elemem masyarakat, agar tetap menjaga kerukunan antar umat, persaudaraan diantara kita, jangan karena perbedaan politik melahirkan permusuhan.-

 

 

 

 

Komentar

News Feed