oleh

Pasien RSUD Lanto Daeng Pasewang Resah, Stock Oksigen Habis

JENEPONTO  | Salma, warga Ci’nong Kec.Tamalatea, Kab.Jeneponto, Sulsel, mengeluh kesakitan saat hendak melahirkan du RSUD  Lanto Daeng Pasewang Kabupaten Jeneponto, akibat persediaan oksigen habis.

Menurut keluarga pasien, Salmi, sudah dua hari di ruangan bersalin dan hingga hari ini belum mendapat pelayanan maksimal karena kehabisan oksigen.

“Saya bawa ke rumah sakit karena mau melahirkan, minta cesar tapi belum dikerja pasiennya karena nabilang Dokter Hariyadi habis O2-nya,” ucap Salmi, kental logat Makassar saat ditemui di ruang bersalin, Rabu, (26/12/2018).

Dirinya sangat kecewa terhadap pihak rumah sakit, lantaran sudah dua hari dua malam di ruang bersalin, pasien belum juga mendapat perawatan seperti diharapkan.

Sementara itu, Anggota DPRD Jeneponto, Andi Baso Sugiarto mengatakan bahwa keselamatan pasien harusnya jadi prioritas pelayanan RSUD Jeneponto.

“Ini persoalan nyawa. Kenapa bisa sampai seperti itu. RSUD itu selalu dianggarkan, kok bisa sampai kekurangan. Harusnya stoknya itu lebih,” tandasnya.

Dia juga mempertegas bahwa Pemkab harus peka melihat kejadian tersebut. Baginya, persoalan tersebut harus cepat diselesaikan agar masyarakat Jeneponto mendapat pelayanan yang baik.

“Saya selaku wakil rakyat merasa miris dengan Persoalan ini, harus diselesaikan dengan cepat. Saya juga akan segera sampaikan ke Komisi III selaku mitra rumah sakit agar fungsi pengawasanya berjalan,” tegasnya.

Hingga berita ini terpublish belum ada klarifikasi dari RSUD Lanto Daeng Pasewang menjawab keresahan pasien.”Pak Direktur tidak ada,” jawab salah satu karyawan disana.

Komentar

News Feed