oleh

Gakkum LHK Berhasil Amankan Kayu Ilegal dari Papua, Ini Jumlah Kerugian Negara

MAKASSAR | Direktorat pencegahan dan pengamanan hutan (DIT PPH), Ditajen Gakkum LHK bersama Lantamal VI Makassar, Armada II TNI AL didukung oleh tim gabungan berhasil mengamankan sebanyak 57 kontainer kayu ilegal di perairan Makassar pada 5 Januari lalu.

Berdasarkan laporan Dinas Kehutanan Provinsi Papua, Ditjen Gakkum KLHK dan operasi intelijen sehingga pada akhir bulan Desember menemukan adanya indikasi pengangkutan kayu jenis Merbau dari pelabuhan Jayapuran menuju Surabaya.

Muhammad Nur, Kepala Balai Gakkum KLHK Wilayah Sulawesi menjelaskan, “Setelah melakuakan pengecekan dan melihat fisik kayu, segera melakukan pengamanan barang bukti di Pelabuhan Makassar dan menindak lanjuti secepatnya sebagai bentuk penegakan hukum dengan segera melakukan penyelidikan terhadap semua pihak terkait”. Jelasnya pada saat press conference di Pelabuhan Makassar, Selasa (8/1).

Sementera itu, Ir Sustyo Iriyono Direktur Pencegahan dan Pengamanan Hutan lewat realisnya menyampaikan bahwa komotmen pemerintah dalam penyelamatan sumber daya alam akan selalu ditingkatkan dan dilakukan secara berkesinambungan.

“Rangkaian penyelamatan SDA Papua dilakukan secara bersama seluruh stakeholder mulai dari KPK Ditjen PHPL, TNI Al, Ditjen Hubla, Ditjen Bea Cukai dan Pemerintah Daerah”. Jelasnya.

Dari hasil tindakan kejahatan ilegaloging kayu jenis Merbau sebanyak 57 kontainer tersebut, maka diperkirakan kerugian negara sebanyak 16,5 miliar rupiah.

Komentar

News Feed