oleh

Perempuan Dibawah Umur Korban Medsos, Begini Kronologisnya

GOWA | Perkembangan teknologi merupakan bukti adanya perkembangan peradaban pengetahuan, namun perkembangan tidak selamanya akan selaras dengan nilai dan norma yang ada, melainkan sebagian akan memanfaatkannya dan dikadikan sebagai alat kejahatan.

Sebagaimana yang menimpa seorang anak di bawah umur menjadi korbam media sosial (medsos). NF (13) bukan nama asli, gemar dalam menggunakan media sosial tanpa mempertimbangkan dampak pada dirinya.

Berangkat dari sebuah perkenalan singkat lewat sosial media sehinga menjalin hubungan (cinta lewat dunia maya) berjalan selama 3 (tiga) minggu.

Suatu ketika tepatnya pada tanggal 01 Januari lalu di Desa Bontobiraeng Selatan Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa seorang lelaki AM (20) teman dunia maya NF mengajaknya bertemu didepan SD kaleanasappu Kabupaten Gowa.

AM tersangka yang diduga membawa lari NF korban medsos

NF yang masih duduk di bangku SMP tersebut dengan laga polosnya menuruti ajakan dari AM, saat itulah AM mengambil kesempatan untuk membawa lari NF dengan modus mengajak jalan jalan pakai motor sehingga NF pun dibawa kaburnya ke rumah AM.

Atas kejadian tersebut, pihak keluarga NF melaporkan ke polisi setempat sehingga Kepolisian Sektor Bontonompo menindaki kejadian dan didapatkan informasi akan persembunyian mereka.

Pada tanggal 09 Januari 2019 mendapat informasi falid bahwa yang bersangkutan sedang berada di Kompleks BTP blok A/C Kota Makassar sehingga anggota unit reskrim bergerak cepat dipimpin oleh Kanit Reskrim IPDA NURMAN SH langsung bergerak menuju rumah dimaksud bersama dengan SPKT dan piket fungsi.

Kapolsek Bontonompo Iptu Syahrir, SH membenarkan bahwa telah dilakukan penangkapan oleh anggotanya.

“Memang benar telah dilakukan penangkapan di Btp makassar dan pelaku tersebut diserahka di Unit PPA polres Gowa”. Jelasnya

Dihimbaukan kepada penggemar media sosial agar berhati hati dan waspada, sebab kejahatan bisa terjadi kapan dan dimana saja.

Komentar

News Feed