oleh

Ini Tujuan PT. Vale Utus 80 Orang ke Klaten

-Daerah-826 views

Sebanyak 80 orang perwakilan dari 2 Kecamatan Daerah Pemberdayaan PT. Vale Indonesia (PTVI) tiba pagi tadi, di Desa Ponggok, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah rabu (16/01/19) .

Dalam kunjungannya, 80 orang tersebut hadir mewakili 16 Desa yang ada di Kecamatan Malili dan Kecamatan Wasuponda, dalam rangka mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) pengembangan kapasitas dan study tiru, pengelolaan program yang telah berhasil dilakukan oleh Pemerintah Desa Ponggok .

Hadir dalam acara tersebut, Asisten II Pemkab Luwu Timur, H. Budiman Mpd, Kabag Pemerintahan, Senfry Oktavianus Mpa, Pjs, Camat Kecamatan Malili, Nur Syaifullah SSTP, dan Kepala Desa Ponggok, Junaedhi Mulyono,SH.

Dalam sambutannya, Asisten II Pemkab Luwu timur, H. Budiman mengatakan, Desa Ponggok dikenal sebagai kawasan wisata mandiri dan program peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang mumpuni.

“Dengan study tiru ini, peserta dapat mengambil ilmu dan mengiplementasikan apa yang dilihat dan dipelajari dari hasil selama diklat 7 hari kedepan. Harapan kita nantinya, terjadi perubahan mindset didalam pengelolaan Desa, bagaimana membuat sebuah Desa mandiri berbasis potensi yg ada di Desa” tutur Budiman.

Tak lupa kami sampaikan terima kasih kasih kepada PT. Vale Indonesia yang telah memfasilitasi study tiru dan magang ini, serta kerjasama yang dibangun antara Pemerintah Desa Ponggok dan PT. Vale, sehingga program pengembangan kapasitas ini berjalan dengan baik, tutup Budiman.

Kepala Desa Ponggok, Junaedhi Mulyono,SH. Juga Menyampaikan bahwa kunci dari pembangunan Desa adalah konsolidasi bersama seluruh elemen masyarakat, BPD serta Badan Usaha Milik Desa (BumDes) .

” Sebuah desa harus mempunyai mimpi, agar dapat memberi semangat dalam pengelolaan desa itu sendiri .Dengan melihat dan memetakan potensi yang ada di desa, pemerintah desa akan dengan mudah mengelola potensi tersebut dan terintegritas dengan rencana pembangunan jangka menengah desa (RPJMdes).” jelas dikatakan Junaedhi.

Selama 7 hari kedepan, para peserta akan dibekali dan didik, bagaimana tata kelola pemerintahan desa, dan bagaimana BumDes dapat bekerja sama dan bersinergi untuk membantu meningkatkan ekonomi masyarakat serta kesejahteraan Desa.

Komentar

News Feed