oleh

Komisi I DPR RI Kunjungi Kodam XIV/ Hasanuddin, Ini Agendanya

Makassar , — Komisi I DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Markas Kodam XIV Hasanuddin guna mengetahui kesiapan Kodam XIV/HSN beserta jajarannya dalam mendukung Pengamanan Pemilu dan Pilpres Tahun 2018, Kamis, (17/1/2018).

Syarief Hasan selaku ketua Tim Komisi I DPR RI dalam kunjungannya ke Markas Kodam XIV Hasanuddin mengatakan, Komisi I DPR RI merupakan mitra dari Kementerian Pertahanan melakukan kunjungan spesifik ke dua Provinsi di Indonesia yakni Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara guna mengetahui kesiapan TNI dalam menghadapi Pemilu dan Pilpres 2019.

“Provinsi Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan, indeks kerawanan pemilunya itu cukup tinggi, jadi kami datang untuk melihat kesiapan TNI sejauh apa kesiapan Kodam XIV Hasanuddin,” ujar Syarif Hasan di Ruang Bina Yudha II Makodam XIV/Hsn, Jalan Urip Sumoharjo KM-7 Makassar.

Lanjut Syarif Hasan menjelaskan, “Indeks kerawanan pemilu ini banyak faktor mempengaruhi antara lain menyangkut masalah sosial politik, peserta pemilu dan transparansi penyelenggaraan pemilu, kami menilai disini, perlu kami melihat sejauh apa kesiapan Kodam XIV Hasanuddin didalam mempersiapkan diri membantu kepolisian dalam menghadapi pengamanan pemilu yang akan datang,” jelasnya.

Dari hasil pertemuan tersebut Ketua Tim Komisi I DPR RI Syarif Hasan mengungkapkan puas dengan kesiapan Kodam XIV Hasanuddin

“Dari pemaparan itu kami melihat sangat bagus, positif sekali dan kami juga Komisi I memberikan masukan sesuai dengan pengalaman yang dimiliki sehingga yang kita harapkan pelaksanaan pemilu 2019 bulan April itu betul-betul dilakukan secara transparan terbuka adil dan InsyaAllah kita akan melihat hasilnya yang lebih baik,” ungkapnya

Syarif Hasan menambahkan dengan menjelaskan spesifik kerawanan pemilu. Banyak faktor yang mempengaruhi diantaranya yakni spesifik kerawanan pertama kondisi sosial politik, kemudian penyelenggaraan pemilu, lalu peserta pemilu dan partisipasi masyarakat , empat indeks parameter ini menjadi ukuran.

“Dari pengalaman lalu Sulawesi Selatan termasuk yang membutuhkan kita amati dan kita amankan supaya indeks kerawanan itu bisa rendah, kalau bisa ada sedikit tapi itu merupakan dinamika politik,” pungkas Syarif Hasan.

Komentar

News Feed