oleh

Mengaku Wartawan Ditengarai Curi Motor di Palopo

MAKASSAR | Dodi, pria pengangguran ini mengaku wartawan pada keluarganya ketika diberi tumpangan untuk menginap motor Yamaha Vino dibawa kabur. Polisi berhasil membekuk ditempat pelariaannya.

Profesi wartawan kembali tercoreng ulah oknum tak bertanggungjawab. Adalah Dodi, warga Kab.Tana Toraja kini diamankan polisi di Polsek Wara Utara, Polres Palopo.

Ia dilaporkan Niken, warga Salubulo Palopo setelah motor Yamaha Vino warna biru napi dibawa lari dengan lebih dulu membuatkan kunci duplikat oleh Dodi.

Dodi, pria tangguh yang mengaku ke keluarga adalah wartawan menghubungi Niken via Massenger pada akun facebook untuk ke Palopo dari Tana Toraja.

Bersangkutan setibanya, menjelaskan jika ada urusan dan memetap beberapa hari. Tak ada kecurigaan apapun dari Niken dan mempersilakan menginap.

Tak dinyana, Dodi mengincar motor Niken yang baru dibayar tujuh bulan dari pembiayaan. “Dia membawa kabur setelah dibuatkan kunci duplikat,” ujar sumber di Polsek Wara Utara.

Selama tiga hari sejak kendaraan hilang bersama Dodi Rabu (15/1), Niken melaporkan kejadian dan polisi berhasil mencokok Dodi ditempat persembunyiaannya di Tator, kemarin.

Awalnya, Dodi tak menerima dituding pelaku kemudian dijelaskan bila ada rekaman CCTV baru memgakui jika motor tersebut berada di Makassar. Terdesak, Ia lantas mengakui tempat penyimpanan kendaraan dimaksud.

Kini, Dodi harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan petugas Polsek Wara Utara untuk penyidikan kasus pencurian ini.

Pencatutan profesi wartawan ini memantik komentar Ketua Jurnalis Online Indonesia (JOIN) Sulsel. “Kami sangat sesalkan dan kutuk perbuatan oknum itu. Polisi diminta memproses kasus sampai ke meja hijau dan tidak mengaitkan perbuatan melawan hukum dengan embel-embel wartawan,” ujarnya.

Komentar

News Feed