oleh

Tragis! Tersinggung Badik Bicara

MAKASSAR | Judding Caca, warga Cambang Lingk. Rappodaeng Kel. Sapaya Kec. Bungaya Kab.Gowa, Sulsel, merengang nyawa akibat luka tusukan pada perut sebelah kanan yang menyebabkan usus korban terburai. (19/1) Pelalu adalah ET, penduduk Desa Paranglompoa Kec. Bontolempangan Kab. Gowa. Diduga motif ketersinggungan.

Peristiwa berdarah inu berawal pada Sabtu malam (19/01) saat ayah korban menyuruh korban mencari sepupunya bernama Reyhan
untuk membantu mengerjakan sawah.

Selanjutnya Judung singgah dan bertemu dengan ET dan keduanya ikut kenduri minum tuak. Saat korban dan pelaku sementara minum tuak mulai terjadi cekcok akibat ET memberikan sebatang rokok kepada Judding  namun ditolak.

Saat itu Judding marah dan membuang rokok yang diberikan ET. Atas kejadian tersebut ET mengarahkan Juddung keluar dari rumah untuk pulang kerumah guna menghindari keributan.

Judding lalu naik kekendaraan kemudian turun kembali, lalu membuka baju serta menantang ET untuk berkelahi serta mengeluarkan kata kata kotor

Kemudian Judding mengayunkan tangan kearah wajah ETnamun berhasil menghindar dan mendorong korban, namun korban kembali menyerang ET.

ET lalu mengeluarkan badik yang ada dipinggang sebelah kiri lalu menikam sebanyak 1 kali pada bagian perut. Usai menikam ET melarikan diri ke rumah Kepala Desa Mangempang.

Mendapat laporan, Kapolsek dan Unit Reskrim Polsek mengamankan pelaku dirumah Kepala Desa kemudian mengevakuasi Pelaku ke Polres Gowa.

Berdasarkan keterangan ayah korban bahwa, korban keluar dari rumah sekitar pukul 19.00 wita dengan mengendarai sepeda motor untuk memanggil sepupunya Lel.Reyhan untuk bekerja di sawah pada hari Minggu.

Sebelum kejadian, pelaku sudah berada dirumah Dg Baceng, paman pelaku untuk membicarakan penyelesaian masalah kawin lari yang dilakukan pelaku.

Atas perbuatan ET diancam dengan Pasal 80 ayat (3) Jo pasal 76c UU no.35 thn 2014 ttg perlindungan anak ancaman hukuman 15 thn penjara.

Komentar

News Feed