oleh

Gempa Tektonik 4,3 SR Di Kendari Tak Berpotensi Tsunami

KENDARI | Timur laut kota Kendari diguncang gempa bumi tektonik 4,3 Skala Richter pada senin malam (21/1). Kepala stasiun geofisika kendari, Rosa Amelia mengatakan, berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan informasi gempabumi tersebut berada pada koordinat 3.90 LS dan 122,78 BT pada kedalaman 10 km.

Ia menyebut, memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Lawanopo.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi di wilayah laut di sebelah Timur Laut Kota Kendari ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan dari struktur sesar mendatar dengan arah pergerakan mengiri (strike slip fault-sinistral).”ungkapnya kepada sejumlah jurnalis di Kendari.

Guncangan gempabumi ini lanjut Rosa, dilaporkan dirasakan di daerah Kota Kendari, Sawa-Kabupaten Konawe Utara, Ranomeeto-Kabupaten Konawe Selatan, Batu Gong, Toronipa-Kabupaten Konawe dalam skala intensitas II-III MMI. Namun, hingga pukul 24.00 Wita belum terjadi gempa susulan.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami.

Rosa Amelia juga juga berharap agar informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (www.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (iOS dan Android @infobmkg)

Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Komentar

News Feed