oleh

Murah Meriah Warpas Bulukumba Jadi Pilihan Banyak Kalangan

-Daerah-640 views

BULUKUMBA.I Sejak beberapa bulan terakhir di kota Bulukumba menjamur warung makanan serba Rp.10.000.- dan ternyata memang banyak peminatnya, mulai masyatakat biasa hingga pejabat.

Sebutlah Warung Panas yang lazim disebut Warpas. Warung yang satu ini berlokasi di jalan Pahlawan atau dibelakang kantor Bank Sulsel Bulukumba.

Menu yang dijual di Warpas memang beda dengan warung sekelas lainnya yang banyak pilihan. Kalau di Warpas, yang berdiri sejak 40 tahun silam, menunya hanya satu. Yaitu paket nasi putih, udang goreng, sup dan air minumnya berwarna kemerahan, yang kebanyakan orang di Bulukumba menyebutnya air Seppang.

Sudirman bersama Rahmatiah, suami isteri pengelola Warpas, kepada media ini menuturkan, Warpas yang dia kelola sejak tahun 1990 an itu, merupakan warisan dari orang tuanya bernama Suparmi. ” Sebenarnya warung saya namanya Warung Bira, dan saya tidak tahu kenapa pelanggan saya lebih suka menyebutnya Warpas,” tutur Sudirman yang bertugas menggoreng udang.

Meski begitu, Sudirman tidak menyoal pemberian nama warungnya. ” Mungkin karena sebelum warungnya direhab, pelanggan kepanasan, karena atap warungnya rendah ditambah asap dari menggoreng udang juga mengepul didalam warung. Karena dulu saya menggoreng udan dan memanaskan air minum, menggunakan kayu bakar,” urai Sudirman.

Alhamdulillah, katanya, sedikit demi sedikit, bangunan warungnya sudah berubah, demikian juga dengan asap dari kayu bakar, kini sudah tidak ada lagi, karena Sudirman sudah beralih menggunakan kompor gas.

Sebagai generasi pelanjut orang tuanya, Sudirman menggeluti usaha Warpasnya bersama isterinya, dibantu tiga orang karyawan. ” Alhamdulillah, dari usaha Warpas ini, saya bisa menyekolahkan tiga orang anak pak, dan meskipun tidak seberapa keuntungan yang kami dapatkan, yang pasti ada berkahnya,” sambung Rahmatia usai melayani pelanggannya, termasuk awak media ini, Kapolsek Ujungbulu AKP.H.Syafar, Anggota DPRD Bulukumba H.Syafiuddin bersama isteri dan pengurus BKPRMI, dan ada pula ACCA anggota Samsat.

Menurut Sudirman, warungnya beroperasi mulai pukul 09.00 hingga pukul 15.00 Wita, dan hampir tiap hari seperti itu. Meskipun pasangan suami isteri ini enggan membeberkan keuntungan perharinya, namun Sudirman mengaku dari hasil usahanya itu, dia bisa menyekolahkan ketiga anaknya.

Pantauan media ini, Warpas memiliki daya tampung pelanggan hanya kisaran 20 orang, dengan menggunakan meja panjang dan kursi panjang, semuanya terbuat dari kayu, pada jam tertentu pelanggan harus antri. Menariknya, meskipun tempatnya sangat sederhana, tetapi pelanggannya beragan, mulai Anggota DPRD, pejabat Kepala Dinas, Perwira Polisi, Camat, Jurnalis, LSM dan masyarakat umum lainnya.
Mauki coba, silakan ke Warpas.- Suaedy.-

Komentar

News Feed