oleh

Khilaf, OKP Sampaikan Permohonan Maaf Ke Ketua PN Luwu Timur

LUWU TIMUR | Tak ada manusia  luput dari kesalahan, itulah pepatah bijak dan berahikmah diakui gabungan Organisasi Kepemudaan (OKP) Kabupaten Luwu Timur usai menuding tudingan korupsi ke oknum Hakim PN Luwu Timur.

Setelah menggelar aksi damai Hari Anti Korupsi 09 Desember 2018 lalu, dan menyuarakan secara lisan dan tertulis, tentang adanya dugaan oknum hakim di Pengadilan Negeri (PN) Malili melakukan tindak pidana korupsi, namun dugaan itu tidak benar. Pihak OKP secara tertulis, menyampaikan permohonan maaf kepada Ketua PN Malili beserta jajarannya.

Hal itu disampaikan Sulkifli dan Amir Asri mewakili OKP Luwu Timur dalam jumpa pers yang diselenggarakan di Warkop Taman Baca, kompleks Dinas Perpustakaan Malili, Kabupaten Luwu Timur, selasa (29/01/18).

Dalam penyampaiannya, Sulkifli mengatakan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua dan pengurus DPD JOIN Luwu Timur sebagai fasilitator, sehingga mediasi antara PN Malili dan OKP Luwu Timur dapat berjalan lancar .

“Dalam kesempatan ini, saya mewakili gabungan Organisasi Kepemudaan (OKP) Luwu Timur, mengucapkan permohonan maaf atas aksi Damai Hari Anti Korupsi 09 Desember 2018 lalu, baik lisan ataupun tertulis atas pernyataan yang menuding Oknum hakim PN Malili melakukan dugaan tindak pidana korupsi” Ujar Sulkifli.

Lanjut dikatakannya, aksi yang kami lakukan 09 Desember lalu, tidak ada niat sedikit pun untuk menyinggung atau menjatuhkan marwah kelembagaan Pengadilan Negeri (PN) Malili, terutama seluruh Hakim yang menjabat didalamnya (PN-red) jelas disampaikan Sulkifli.

Harapan terbesar gabungan OKP Luwu Timur, pihak PN Malili dapat menerima permohonan maaf dan menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan, agar kedepan terjalin komunikasi dan sinergitas yang lebih harmonis terhadap kedua belah pihak (arif tela) .

Komentar

News Feed