oleh

Penembak Jitu Bentrok Antar Warga Dicokok Polisi

BAUBAU | Seorang pelaku penembakan berinisial H dengan menggunakan senjata api (Senpi) saat terjadinya bentrok antar warga di Kelurahan Nganganaumala, Kecamatan Batupoaro, Kota Baubau, pekan lalu berhasil dicokok polisi setempat.

Kapolres Baubau AKBP Hadi Winarono didampingi Kasat Reskrim AKP Ronald Arron Marrimis dan Kasubag Humas IPTU Suleman, Rabu (30/1/2019) ke dalam konferensi pers mengungkapkan, peristiwa penembakan di Lorong Yustisari, Kelurahan Nganganaumala Baubau pada Kamis (24/1/2018) sekitar Pukul 22.45 Wita itu mengenai seorang pelajar berinisial SNF alias A (18).

“Korban kini masih di Makassar, telah menjalani operasi di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk mengangkat proyektil peluru yang bersarang di paha kanannya,” ungkap Kapolres Baubau, AKBP Hadi Winarno.

Lebih lanjut dijelaskan,  tersangka tertangkap di sekitar Kelurahan Nganganaumala  Selasa malam, Polisi kemudian melakukan penggeledahan di tempat persembunian tersangka yang kemudian ditemukan barang bukti sepucuk Senpi jenis pistol beserta satu butir amunisi yang belum terpakai.

Pistol inilah yang digunakan tersangka pada malam terjadinya bentrok antar warga. “Kita akan lidik lebih lanjut untuk mengungkap dari mana asal Senpi ini. Untuk jenis Senpinya kita belum berani ungkap nanti ahlinya yang mengatakan,” tambah perwira dua Melati di pundaknya.

Selain penganiayaan dengan menggunakan Senpi, Polisi juga menangkap tersangka untuk Tiga tindak pidana lainnya yang merupakan rentetan kejadian pada malam yang sama.

Dikatakan, pasca kejadian, Polisi telah melakukan beberapa rangkaian penangkapan tersangka dan kini sudah lengkap.

Dalam kasus ini setidaknya polisi menangkap enam orang tersangka dengan TKP berbeda yaitu yntuk penganiayaan di Jln. Cut Nyak Dien tersangka dua orang, kasus pembakaran rumah di Jln. Murhum ada lima tersangka, dan kejadian penembakan Lrg. Yustisari ada Satu tersangka.

Untuk sementara ini lanjut Kapolres, tersangka dan barang bukti sudah diamankan dan akan dilakukan penyidikan lebih lanjut untuk upaya-upaya meng clear kan suasa.

Mantan Kapolres Wakatobi ini meminta masyarakat Kota Baubau agar tidak mudah terprovokasi pasca bentrok warga, jika terjadi pertikaian diharapkan untuk tidak melebarkan masalah itu dengan membawa-bawa nama suku, kelompok ataupun atas nama kampung tetapi melihatnya sebagai oknum pelaku.

“Kepada masyarakat, kalu ada permasalahan tolong dilaporkan saja, sebagai aparat penegak hukum kita siap memproses semua tindak pidana yang terjadi,” tutupnya.

Komentar

News Feed