oleh

Wakil Bupati Hadiri Pelantikan LMPI Bulukumpa 

BULUKUMBA.I  Sebanyak 59 orang Pengurus Markas Anak Cabang Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) Kecamatan Bulukumpa, Rabu (7/2) siang tadi dilantik oleh Ketua Markas Cabang LMPI Bulukumba, Irwan Nasir di gedung Masagena Tanete.

Prosesi pelantikan itu dihadiri  Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto, Camat Bulukumpa Salman Z Patongai, Ketua APDESI Rais Aplus, unsur Tripika Kecamatan Bulukumpa.

Multazam Ketua LMPI Bulukumpa yang baru saja dilantik menyampaikan, bahwa wadah LMPI akan bisa bersinergi dengan Pemerintah Kecamatan Bulukumpa serta Pemerintah Kabupaten.

“Insya Allah LMPI di Bulukumpa terus berjaya dan saya harap kepada teman-teman pengurus dan anggota jangan pernah sombong dengan mengunakan lambang simbol LMPI ,” terang Multazam.

Sementara itu Irwan Nasir, berharap hadirnya LMPI di Kecamatan Bulukumpa, bisa membawa Kecamatan Bulukumpa lebih baik, serta dapat menjaga wilayah tersebut dari perilaku korupsi.

” Dengan hadirnya Laskar Merah Putih Indonesia di Kecamatan Bulukumpa, bisa menjaga Bulukumpa dari para koruptor-koruptor yang dapat merusak Bulukumpa,”harap Irwan.

Sementara itu Wakil Bupati Tomy berharap, baju seragam dan atribut yang dipakai anggota Laskar Merah Putih, bukan untuk kepentingan gagah-gagahan.

“Walaupun memang keren bajunya, namun bukan berarti harus dimaknai untuk gagah-gagah yang dalam bahasa Bugisnya tale-talekan,” pesan Tomy

Kalau dulu organisasi seperti Laskar Merah Putih dan Pemuda Pancasila dibentuk untuk memberikan pressure, saat ini sudah harus merubah perspektif dan pendekatan yang humanis.

“Laskar Merah Putih harus tampil memberi contoh dan teladan, serta menjadi inspirasi bagi orang di sekitarnya, bukan justru menakut-nakuti, ” harap Tomy.

Untuk menciptakan Bulukumpa bersih dari korupsi, Tomy berpesan, Laskar Merah Putih harus berada pada wilayah pencegahan. Dia minta LMPI untuk bermitra dengan para Kepala Desa untuk pencegahan terjadinya penyalagunahan anggaran desa.

” Jangan nanti ada temuan, tambah Tomy, baru LMPI berbondong bondong untuk mengusut, karena LMPI bukan lembaga penegak hukum,” sebut Tomy.- Suaedy.-

Komentar

News Feed