oleh

Petisi Gema Nusantara Untuk Kampanye Damai

CIREBON  | Aksi Damai dari Presidium Gerakan Mahasiswa Indonesia (Gema-Indonesia) Kota Cirebon bertempat di kantor Wali Kota Cirebon dengan mengusung  tema aksi Mendukung Pemilu Damai, Tanpa Provokasi dan Hoax. Aksi diikuti sekitar 1000 Orang.(12/2).

Korlap aksi Abdul Taufik Firmansyah menjelaskan, maksud dan tujuan aksi damai yang dilakukan oleh Presidium Gerakan Mahasiswa Indonesia (Gema-Indonesia) Kota Cirebon yaitu terkait akan diselenggarakan Pemilu serentak pada tanggal 17 april 2019 mendatang dimana dinamika politik dan keamanan nasional saat ini memanas.

Menurut Taufuk, dapat dilihat dengan maraknya penyebaran informasi Hoax dan Provokasi dalam menyambut Pemilu serentak 17 april 2019. sehingga mengajak kepada masyarakat Khusunya Kota Cirebon agar tidak memprovokasi dan terprokasi di pemilu 2019.

Sebelum melakukan aksi kelompok masa berkumpul terlebih dahulu di Alun-alun Kejaksan, yang kemudian menuju Kantor Walikota Cirebon Jl. Siliwangi dengan membawa alat peraga.

Adapun tuntutan kelompok aksi yang disampaikan diantarana, Stop Provokasi dan penyebaran Hoax, di musim kampanye pileg dan pilpres 2019, Tolak Propaganda Isu SARA, Radikalisme, dan Kampanye Hitam (Black Campaign) dan Politik Uang pada pemilu 2019.

Aksi Gema Nusantara juga meminta kepada KPU, Bawaslu, TNI dan Polri untuk tetap komitmen dalam menyelenggarakan Pemilu serentak pada 17 April 2019
berlangsung Aman dan Damai.

Dalam aksinya kelompok aksi berorasi yang intinya  semua sepakat bahwa pada pemilu Pileg dan Pilpres 2019 yang akan diselenggarakan pada 17 April 2019 nanti harus berjalan dengan sucses dan damai.

“Kita sebagai warga negara Indonesia tidak mau dipecah belah dengan cara di provokasi dan di adu bomba dengan berita Hoax. Kita tetap menginginkan Negara Indonesia ini tetap bersatu,” ujar Taufik.l

Aksi membubarkan diri setalah melakukan penandatanganan petisi di atas kain putih dengan menolak segala bentuk black campaign.

Komentar

News Feed