oleh

Refleksi Hasil Study Tiru di Desa Ponggok

MALILI  | Bertempat di Aula Rapat Kantor Camat Malili, Jum’at Pagi (15/02/19), digelar refleksi serta diskusi hasil studi tiru dan Bimbingan Teknis (Bimtek) di Desa Ponggok, dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Provinsi Jawa Tengah .

Hadir dalam diskusi ini, Plt Camat Malili, Nur Syaifullah Rahman, Manajemen PT. Vale Indonesia, Laode M. Ichman, Ketua Sekretariat Kecamatan (PPM-PKPM), Jois A. Baso, Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Malili, para Kepala Desa terkait, dan Ketua Bumdes .

Dalam arahannya, Ketua Sekeretariat Kecamatan Malili, Jois A. Baso mengungkapkan tujuan dari refleksi dan diskusi ini, untuk menggali informasi dan pengalaman aspek terbaik yang dikembangkan Desa Ponggok, yang dikenal sebagai Desa Wisata dengan APBDes 14 Milliar/tahun .

“Bulan Januari lalu, 59 Orang yang terdiri dari Kepala Desa, Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD), Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), dan Pendamping Kecamatan, daerah pemberdayaan PT.Vale Indonesia, telah melakukan studi tiru dan Bimtek di Desa Ponggok dan Yogyakarta, melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM) PT. VI, yang bertujuan membuka wawasan dan pola pikir peserta Bimtek selama pelatihan disana” Ungkap jois .

Mewakili manajemen PT. Vale Indonesia, Laode M. Ichman menyampaikan, baik praktek serta system pengelolaan yang didapatkan selama kegiatan Bimtek, sedapat mungkin bisa menjadi acuan dari program yang akan dilakukan di masing-masing Desa di daerah Pemberdayaan PT.VI .

“Harapan kita, Hasil studi tiru dan Bimtek dapat segera di implementasikan melalui Program Pengembangan Kawasan Perdesaan Mandiri (PKPM), dengan merefleksikan dimensi ekonomi, sosial budaya, kearifan lokal, sarana dan prasarana, kondisi lingkungan sekitar, serta yang terpenting, kelembagaan yang terstruktur, agar aspek dimensi ini bisa menjadi dasar keberlanjutan program” jelas dikatakan Ichman .

Diakhir sesi acara, Plt Camat Malili, NurSyaifullah Rahman menyampaikan gagasannya terkait potensi yang dapat dikembangkan di Malili, ” Potensi sungai Malili sangat besar dikembangkan, dengan memanfaatkan para pelaku UKM lokal di sepanjang pinggir sungai, kegiatan ekonomi masyarakat dapat berkembang, tentu saja didukung dengan pengeloalan yang baik” ujar Nursyaifullah .

Refleksi kali ini menghasilkan rencana tindak lanjut yang akan di implementasikan pada pelaksanaan program berikutnya, selain malili kegiatan ini juga akan di laksanakan di 3 kecamatan wilayah pemberdayaan PT. Vale Indonesia .

(arif tela)

Komentar

News Feed