oleh

Bupati Takalar Diminta “Melek Mata” Tambak Cemari Lingkungan

TAKALAR | Kehadiran tambak udang paname,  di tengah tengah perkampungan  di Dusun Maccini Ayo Desa Pa’lalakkang Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar, sebelumnya sudah diberitakan namun hal itu belum direspon baik oleh pihak Pemerintah Kabupaten Takalar bahkan tambak udang ini sudah bertahun tahun telah meresahkan warga setempat.

Bagaimana tidak, sejak beroperasi beberapa tahun yang lalu, sumur warga setempat mulai tercemar, selain mengeluarkan bau yang tak sedap, air yang dulunya tawar, kini sudah mulai terasa payau, hal ini di duga akibat rembesan air tambak tersebut.

Kuat dugaan, tambak udang paname tersebut, tidak mengantongi ijin lingkungan ataupun UPL dan UKL. Sebagaimana diketahui bahwa dalam urusan ijin lingkungan, UPL dan UKL, maka yang punya domain adalah Dinas Lingkungan hidup Takalar.

Dati hasil penelusuran awak media, diketahui pemilik tambak udang tersebut adalah seorang pengusaha iatas nama H.Tawang yang diketahui beralamat di Dusun Pa’lalakkang Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar.

Daeng Lawa, salah seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa kehadiran tambak udang tersebut sudah sangat meresahkan, “Ini sangat meresahkan kami warga di sini, kepada siapa kami harus mengadu lagi??,”ujar Dg.Lawa

Bukan hanya Dg.Lawa saja yang mengeluh, Daeng Talli salah seorang warga llainnya pun,  juga ikut mengeluhkan kehadiran tambak tersebut, “Air sumur sudah tidak layak diminum lagi akibat berbau yang tak sedap, bahkan saya sendiri sudah pindah ambil air di lokasi orang tua saya”. Ungkap Dg Talli. yang ditimpali oleh Dg liwang bahwa dirinya juga mengalami hal yang sama.

Olehnya itu warga berharap kepada Bupati Takalar H.Syamsari Kitta, agar kiranya dapat menghentikan dan menutup tambak udang tersebut, karena dikhawatirkan akan terjadi komplik antara pemilik tambak dan warga setempat.

Komentar

News Feed