oleh

Koordinator PKH Makassar Sebut Jumlah Penerima Bansos Terus Meningkat

MAKASSAR | Program Keluarga Harapan (PKH) kota Makassar menampik berita miring yang beredar terkait bantuan sosial yang tidak tepat sasaran, Jumat (01/03/2019) pagi.

Penjelasan tersebut diklarifikasi langsung oleh koordinator PKH kota Makassar, Nabahan, dalam konferensi pers yang digelar di gedung Badan Kordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) Jl.A.P Pettarani, kota Makassar.

Nabahan menyampaikan bahwa proses penyaluran bantuan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) dilakukan melalui bank dan lembaga penyalur di bawahnya.

“Proses penyaluran bantuan ini dilakukan langsung oleh pihak bank. Jadi KPM bisa mengambil bantuannya lewat rekening atau kartu ATM di bank manapun. Kami hanya melakukan pendataan dan perankingan,” ujarnya.

“Proses perankingan juga dilakukan berdasarkan tingkat ekonomi terendah. Kemudian data yang kami miliki disetor ke kementrian sosial untuk diverifikasi. Setelah itu, pencairannya lewat bank,” tegasnya.

Selain itu, Nabahan juga menyampaikan bahwa PKH memanfaatkan data BPD untuk melakukan pendataan. Menurutnya, kerja sama pemerintah daerah sangat dibutuhkan dalam hal ini.

“Kami berharap dukungan dari pemerintah daerah terus diberikan. Karena kami memberikan bantuan kepada masyarakat daerah itu sendiri.”

Jumlah bantuan yang disalurkan oleh PKH juga semakin meningkat dari waktu ke waktu. Sejak berdiri pada tahun 2007, dan beroperasi di Makassar tahun 2010, peningkatan presentase jumlah penerima bantuan terus melejit.

“Kemarin jumlah penerima bantuan di kota Makassar cuma 9% saja. Sekarang sudah meningkat jadi 11%. Rencananya, beberapa waktu kedepan jumlah penerima bantuan akan ditingkatkan lagi menjadi 15,6%,” terangnya.

Saat ini PKH masih fokus melakukan pemutakhiran data penerima bantuan, agar bantuan sosial yang disalurkan benar-benar tepat sasaran dan merata.(bang o)

Komentar

News Feed