oleh

Sorowako bakal menjadi Kawasan Wisata Modern

-Daerah-2.816 views

Sorowako, Kabupaten Luwu Timur (Lutim) telah ditetapkan sebagai kawasan wisata dalam program pemberdayaan masyarakat pedesaan mandiri PT Vale Indonesia (PT.VI) Tbk, yakni Program Pengembangan Masyarakat (PPM) dan Program Kawasan Pedesaan Mandiri (PKPM).

Ketua Tim Sekretariat PKPM Kecamatan Nuha kepada media mengungkapkan, Kamis (28/02/2019), penetapan kawasan ini berdasarkan legalitas Surat Keputusan No.274/Kpts/Um/4/1979, tentang penunjukan 94.000 ha sebagai hutan wisata dan taman wisata.

Dengan penetapan itu, jelasnya, kedepannya Sorowako bakal jadi kota wisata moderen. Selain itu Pemkab luwu Timur bersama masyarakat dan perusahan, yang kemudian disebut Tiga Pilar berkomitmen untuk menjadikan Danau Matano  sebagai primadona wisata.

Tiga Pilar, dalam struktur pelaksanaan program PKPM, masing masing menjalankan perannya. Peran pemerintah, membantu dari sisi regulasi dan koordinasi dari tingkat desa sampai pemerintah pusat, yang diketuai Wakil Bupati Ir. H. Iwan Bachri Syam.

Sedangkan untuk peran masyarakat, diketuai Opu Andi Baso, mensosialisakan program kepada masyarakat. Sementara dari pihak perusahaan menyiapkan anggaran, yang langsung diketuai oleh Vice Presiden PT VI, Agus Supriadi.

“Danau Matano akan menjadi primadona wisata. Danau Matano dengan kedalaman kurang lebih 600 meter dari permukaan laut, merupakan  danau terdalam di Asia Tenggara. Ini semua akan menjadi keunikan tersendiri,” beber Idham.

Menurutnya lagi, airnya yang sangat jernih menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung. Selain wisata danau, juga akan dirancang wisata tambang yang rutenya masuk ke kawasan pasca tambang PT Vale, kemudian lanjut melewati tiga danau yaitu, Matano, Mahalona dan Towuti.

Harapan masyarakat pada 5 tahun kedepan, tambah Idham, khususnya daerah Sorowako menjadi kota tujuan wisata dan moderen bakal terwujud dengan rencana pembangunan yang dimulai pada bulan Juni 2019.

“Anggarannya, berasal dari beberapa sumber, diantaranya CSR (Corporate Social Responsibility) PT VI, APBN, APD dan APBDES, serta investor swasta.

Komentar

News Feed