oleh

Ini Perintah Bupati Andi Sukri Kepada Kadis Sosial dan Camat Bontotiro

BULUKUMBA.I Bupati Bulukumba AM.Sukri A.Sappewali, memerintahkan Kepala Dinas Sosial dan Camat Bonto Tiro, melakukan pengecekan di lapangan terkait Masyarakat Penerima Bantuan Program Keluarga Harapan dan Pembagian Beras Bagi Masyarakat Pra Sejahtera.

Pasalnya berdasarkan informasi yang beredar di Media Sosial terkait adanya pengaduan masyarakat Dusun Bonto Puang Desa Bonto Barua Kecamatan Bonto Tiro Kabupaten Bulukumba kepada DPRD Kabupaten Bulukumba, sehingga Bupati Bulukumba langsung bersikap.

Bupati Bulukumba, A. Sukri A. Sappewali berharap, pembagian bantuan dari Kementerian Sosial harus tepat sasaran, jangan sampai ada pihak-pihak yang berupaya memanfaatkan bantuan ini untuk kepentingan pribadi atau kelompoknya.

“Ini Bantuan untuk masyarakat miskin atau Pra Sejahtera, jadi jangan ada yang coba-coba bermain dalam proses pembagian bantuan ini. Ini murni untuk masyarakat miskin. Kita berharap taraf hidup masyarakat yang menerima bantuan bisa lebih baik kedepannya dan saya akan terus memantau bantuan yang turun kemasyarakat, Saya tidak mau ada bantuan yang turun kemasyarakat tidak tepat sasaran.

Jangan sampai ada yang memanfaatkan bantuan ini untuk kepentingan pribadinya, apalagi kita tau Bersama, Tahun ini adalah tahun politik, jadi semua harus serba hati-hati,” tegas Andi Sukri.

Kemarin (5/3) kata bupati, dia mendapat laporan, dan dia sudah perintahkan Kadis dan Camat untuk melihat langsung kondisi kehidupan penerima bantuan tersebut.
” Jika memang layak menerima, silahkan dilanjutkan penyerahan bantuannya, tapi jika tidak layak, segera proses administrasinya, dan laporkan kepada Kementerian Sosial untuk diganti. Masih banyak masyarakat kita yang masih membutuhkan perhatian pemerintah. Dinas social harus bekerja secara professional, tidak perlu takut jika memang apa yang kita lakukan sudah benar dan berjalan sesuai prosedur,” tegas Andi Sukri.

Sementara itu Plt. Camat Bonto Tiro H. A. Rahmad Syafri yang dimintai tanggapan terkait pemberitaan di Media Sosial menyampaikan, memang betul ada laporan dari masyarakat Bonto Barua atas nama Ibu Rukiah terkait dengan pembagian Bantuan Program Keluarga Harapan dan Beras untuk masyarakat pra sejahtera. ” Dia mengadu di Kantor DPRD kalau Bantuan yang akan dia terima dialihkan kepada yang lain dan yang menerima itu adalah pendukung Kepala Desa terpilih A. Kaharuddin,” terang Plt Camat Bontotiro.

Hari ini katabta, dia bersama Kadis Sosial, Kapolsek dan jajarannya turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi yang sebenarnya. Dia datangi satu persatu keluarga yang merasa tidak puas dengan pembagian bantuan tersebut dan memang ditemukan dilapangan ada beberapa keluarga yang sebenarnya sudah tidak layak lagi untuk mendapat bantuan tersebut.

” Jadi bukan karena berbeda pilihan saat Pilkades sehingga tidak mendapatkan lagi, karena ini sangat jelas aturannya, bahwa yang mendapatkan bantuan dari Program Keluarga Harapan dan Bantuan Beras ini untuk masyarakat miskin atau masyarakat pra sejahtera,” jelasnya.

Haram kita terima / makan ini bantuan kalau bukan kita punya hak, masih banyak masyarakat Desa Bonto Barua yang lebih berhak untuk mendapatkan bantuan ini. Olehnya itu, Saya mengusulkan kepada Kepala Dinas Sosial untuk segera merevisi kembali daftar penerima bantuan tersebut untuk diajukan kembali ke Kementerian Sosial, sehingga apa yang kita harapkan guna terwujudnya peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat kita capai dengan memberikan bantuan tepat kepada sasaran.

Hari ini juga dia sudah laporkan kepada Bupati terkait apa yang menjadi pemberitaan di media Sosial, dan Bupati meminta kepada agar mengawal program ini sehingga program ini tepat sasaran. dan bupati juga berpesan untuk tetap berkoordinasi dengan Instansi Pemberi bantuan, karena camat dan kepala desa itu adalah ujung tombak pembangunan di daerah.*- Suaedy.-

Komentar

News Feed