oleh

Hanya PT. Vale Yang Rutin Laporkan CSRnya, Yang lain ? Ini Kata Anggota DPRD Lutim Abd. Munir Razak

MALILI || Dari sekian banyak Perusahaan besar yang beroperasi dan bekerja di Kabupaten Luwu Timur, hanya beberapa perusahaan yang rutin melakukan pelaporan hasil Company Social Responsibility (CSR) kepada pemerintah Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu Timur .

Hal itu diungkapkan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Komisi ll, Ir. Abd. Munir Razak MM, saat selesai melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang aspirasi DPRD Lutim. Munir menyebut, bahwa puluhan perusahaan di Kabupaten Luwu Timur, hanya PT Vale yang nampak dana CSRnya selama beberapa tahun beroperasi .

Padahal kata Munir Razak, Semua perusahaan yang mendapatkan Profit atau kebutuhan di daerah harus memberikan CSR dan itu merupakan kewajiban yang diatur sesuai ketentuan pasal 74 UU No. 40 Tahun 2007 tentang perseroan terbatas .

” Ada puluhan perusahaan di Kabupaten Luwu Timur mulai dari Perusahaan, PT. Truba, Thies, Trakindo, Exindo, United Traktor, Leighton, Citra Lampia Mandiri (CLM), Prima Utama Lestari (PUL), dan lain-lain, namun yang nampak dana CSR-nya hanya PT Vale padahal dana CSR itu merupakan suatu kewajiban dari setiap perusahaan,” sebutnya dengan tegas, Jumat 07/03/2019.

Ditanya terkait apakah sudah ada Perda CSR di Lutim, Munir Razak menyebutkan jika saat ini perda CSR sudah dibahas mulai tahun lalu dan saat ini masih sementara digodok sembari menunggu undang-undang yang diterbitkan oleh DPRD dan DPD serta DPR RI.

“Harusnya pada saat penyerahan CSR ada pelaporan ke DPRD supaya tidak tumpang tindih dengan APBD,” Tuturnya .

Jika CSR dikelola dengan aturan yang baik, maka pasti akan memberi dampak perubahan, baik dari segi pembangunan maupun kondisi sosial ekonomi masyarakat. Bahkan dapat menjadi pedoman yang jelas bagi perusahaan dalam menyalurkan dana CSR-nya sehingga lebih terencana, terarah, dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Liputan : Alam | Editor : Arif Tella

Komentar

News Feed