oleh

Pemda Luwu Utara “Tertidur Pulas” Saat Warga Waspada di Tepi Sungai Rongkong

MASAMBA | Miris namun tak berdaya, itulah yang dirasakan warga desa Pengkedakan setelah diterjang bencana pengikisan bibir sungai Rongkong Kabupaten Luwu Utara

Kejadian tersebut bermula sejak tahun 2016 lalu yang telah membuat lahan kebun masyarakat habis terseret arus.

Selain itu salah satu rumah warga menjadi korban keganasan arus sungai rongkong yang sekarang rumahnya rata dengan tanah.

“Hja. Dg Nasukarumah merupakan korban keganasan arus sungai rongkong yang sekarang rumahnya rata dengan tanah”.ucap Jumantan salah satu pemuda desa pengkendekan (20/3/2018)

Walaupun bupati telah berkunjung kedesa pengkendekan namun sampai saat ini belum ada langkah taktis dalam menyelesaiakan persoalan ini.

“Bupati Luwu utara telah berkunjung kedesa kami saat safari ramadhan tahun lalu, namun hingga saat ini belum juga ada tindakan nyata yang dilakukan”.Tambah Jumantan

“Kami berharap bahwa persoalan ini harus ditangani dengan cepat dan serius karena semakin hari arus sungai mengikis bibir sungai”

“Rumah, kebun dan akses jalan yang berada didesa kami terancam tenggelam, kami berharap pemerintah tidak tinggal diam”.Harap Jumantan.

Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi pemerintah Kabupaten Luwu Utara terkait persoalan ini.

(…)

Komentar

News Feed