oleh

Presiden Majelis Dzikir Bilang, Mengancam Adalah Gaya Preman

Jakarta — Habib Salim bin Abdul Qodir Baharun, Presiden Majelis Dzikir Rp 1 kepada media ketika Ratusan Habaib dan ulama mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Joko Widodo — KH Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.

Deklarasi dukungan dilakukan di Lapangan Sepakbola Terbuka Gedong, Condet, Jakarta Timur, Ahad, (31/03/2019) yang dihadiri oleh sekitar lima ribuan peserta yang memenuhi lapangan sepakbola tersebut.

Pembacaan Deklarasi dukungan untuk pasangan Jokowi-Ma’ruf dilakukan langsung oleh Presiden Majelis Dzikir
RI-1 Habib Salim bin Abdul Qodir Baharun. Pembacaan Deklarasi diikuti ratusan habaib dan ulama, relawan pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 01 tersebut dan beliau menambahkan, para habaib dan ulama yang tergabung dalam Relawan Sayap Kanan ini, siap memenangkan Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019.

Habib Salim selaku Presiden Majelis Dzikir
RI-1 mengatakan ; selain memuliakan ulama, Jokowi juga merupakan sosok pemimpin yang sangat santun dan diapun menyayangkan, pihak-pihak yang kerap menyerang Jokowi dengan berita bohong alias hoaks.

“Kami mengimbau masyarakat khususnya umat islam agar tetap dapat menjaga persatuan dan tidak terpecah belah hanya karena perbedaan pilihan politik,” tegas Habib Salim.

“Kami berharap Pesta demokrasi khususnya Pilpres 2019 berjalan dengan tertib dan aman kalaupun ada perbedaan kita tunjukkan bahkan kita sebagai bangsa Indonesia yang berakhlak mulia, benar-benar berbudaya untuk saling menjaga perasaan, untuk saling tidak memfitnah, untuk saling tidak menyebar berita hoax, untuk saling tidak berlebihan dalam menjatuhkan. Maka dengan ini mari kita bergandeng tangan dan pastikan tanggal 17 April nanti kita datang ke TPS untuk coblos nomor urut 01 Jokowi — Ma’ruf Amin dan jangan ada yang golput.” pinta Habib Salim.

Menanggapi adanya seorang tokoh yang akan melakukan People Power bila Paslonnya kalah di Pilpres 2019 nanti, maka Habib Salim mengatakan ; “Bahwa ancam mengancam itu bukanlah budaya politik kita dan jelas bergaya premanisme dan bila kenyataannya nanti dianggap banyak kecurangan, ayo marilah bagaimana kita menjaga, mengatasi atau menghindari kecurangan itu sendiri, tidak perlu banyak bicara. Kalau kalah ya kalah, tidak perlu mengumbar-umbar ketakutan atau ancaman dan belajarlah ‘Legowo’ untuk menerima kekalahan. Bukan kami takabbur bahwa Paslon 01 inshaAllah dimenangkan oleh Allah Swt. karena memuliakan ulama. Begitulah dunia, dengan berbagai dalih, berbagai diplomasi, kata-kata lalu mengatakan ini dan itu. Yang jelas rakyat Indonesia sudah cerdas memilih mana yang terbaik baginya. Mari kita sambut pesta demokrasi dengan ceria.” tutupnya.

Selain deklarasi, Relawan Sayap Kanan bersama para habaib dan ulama juga beristighosah bersama. Istighosah dipimpin oleh para habaib dengan harapan Jokowi-Ma’ruf memenangkan Pilpres 2019 dan di acara tersebut tidak lupa dihibur oleh Orkes Gambus Danya Al Khalifi yang semakin memeriahkan suasana.
(fri)

Komentar

News Feed