oleh

Aksi Damai Masyarakat Desa Ussu Tuntut Tambang PT PUL Tutup

Puluhan masyarakat menggelar aksi damai di depan Gate 1 PT PUL Desa Ussu, Sabtu (13/4/2019). Massa aksi yang sebagian besar merupakan masyarakat terdampak tambang di Kecamatan malili, Kabupaten Luwu Timur ini, mendesak Perusahaan untuk menghentikan seluruh aktifitas pertambangan yang telah merusak daerah pemukiman warga dan Aliran Sungai .

Masyarakat yang tergabung dalam aksi damai ini. Mengeluhkan aktivitas pertambangan yang di lakukan PT PUL (Prima Utama Lestari).

Lanjut, masyarakat Turun kejalan dan menutup portal di Gate 1 atau akses menuju pelabuhan bongkar muat PT PUL.

“Pengerukan tanah atau ore oleh perusahaan tambang telah lama beroperasi tanpa melakukan proteksi dampak lingkungan. Akibatnya, salah satu sumber air dan tambak milik warga. tercemar, dan bahkan terancam gagal panen bagi beberapa petambak,” ujar heryadi

Lebih lanjut Heryadi juga khawatir dengan bekas galian tambang pihak perusahaan dibiarkan begitu saja, tanpa upaya rehabilitasi, menjadi bom waktu jika sewaktu-waktu intensitas curah hujan tinggi.

Masyarakat menuntut kepada PT PUL agar menghentikan seluruh aktivitas pertambangan.dan segara membenahi dampak lingkungan yang terjadi kepada masyarakat terdampak

“Ini permasalahan yg tidak diinginkan oleh masyarakat dan perusahaan..

Didekat pit sedang dilakukan pekerjaan penambahan sedimen pond yang kemarin 3 dan kami tambahkan 2 sehingga menjadi 5 sedimen pond, dan sedang kami lakukan pengerjaannya .

Selesai pembuatan kami akan panggil lagi dinas DLH dan masyarakat untuk meninjau hasil pembuatan sedimenpon.

Dan mudah2an penambahan sedimen pond dapat menjadi solusi dalam permasalahan ini”. Ucap KTT PT PUL Ir. suyono sutrisno.

Liputan : Fandi | Editor : Arif Tella

Komentar

News Feed