oleh

Ini Tersangka Penggelapan Tanah Kota Idaman di Gowa

MATARAKYATMU | Kades Panaikang, IG serta SDK staf desa di Kec.Pattalasang, Kab.Gowa, Sulsel ditetapkan sebagai tersangka penipuan dan pemalsuan dokumen tanah yang rencana pembangunan kota idaman.

Pemalsuan dilakukan dengan membuat Ipeda atau rinci palsu atas nama beberapa penggarap, dan dilengkapi dengan dokumen lainnya yang memuat keterangan palsu dalam Surat Keterangan dan Surat Pernyataan Peralihan Hak atas Tanah.

Tersangka IG juga diduga melakukan pemalsuan dengan memasukkan klausul seolah-olah tanah yang ditransaksikan dalam Surat Pernyataan Peralaihan Hak atas Tanah tahun 2011 dan tahun 2015 tidak dimiliki oleh pihak lain.

“Padahal bagian tanah untuk pembangunan Kota Idaman tersebut adalah milik PTPN XIV,” tulis realise pihak Polres Gowa yang diterima MATARAKYATMU.com.

Modus penipuan IG dilakukan dengan menjanjikan para pembeli lahan yang akan dibangun Kota Idaman dapat memiliki dan menguasai lahan tersebut pasca pembelian, serta mendapatkan Sertifikat Hak Milik atas tanah yang ditransaksikan tahun 2015.

Namun ternyata hingga kini tidak dapat dikuasai dan SHM tidak dapat diterbitkan karena lahan tersebut merupakan aset milik PTPN XIV.

Sementara perbuatan penggelapan dilakukan dengan cara menguasai seluruh hasil transaksi tanah yang akan digunakan untuk pembangunan kota idaman.

Kini, polisi telah mengamankan Ipeda atau Rinci palsu, Surat Keterangan Garapan, Surat Pernyataan Pelepasan Hak Atas Tanah tahun 2009.

Penyidik juga menyita Surat Pernyataan Pelepasan Hak Atas Tanah tahun 2015, Lembar Persetujuan Prinsip dan Ijin Lokasi

Sementara para tersangka diancam
Pasal 263 ayat (1) KUHP dan atau Pasal 263 ayat (2) KUHP dan atau Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP jo Pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman selama 6 tahun penjara. (Adi TL)

Komentar

News Feed