oleh

Dituduh Memeras, 1 Profcoll Ditahan Polres Minahasa

MATARAKYARMU | Satreskrim Polres Minahasa menetapkan seorang Profesional Collection bernama Novel Watae dengan dugaan tindak pidana pemerasan dan pengamanan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polres Minahasa menangkap beberapa Profcoll yang melakukan penarikan kendaraan di Alfamart Bypass dan telah menetapkan seorang diantara mereka.

Jika sebelumnya dikabarkan penangkapan berkaitan prosedural eksekusi tanpa ada sertifikat jaminan fidusia tidak bisa dibuktikan.

Kendaraan Nopol DB 1057 LC dilengkapi sertifikat jaminan fidusia sebagai prasyarat eksekusi.

Penyidik memproses kasus tersebut dengan menjerat Novel Watae Pasal 368 KUHP berdasarkan Laporan Polisi No.LP/181/IV/ 2019/ Sulut/ Polres Minahasa tanggal 26 April 2019 dan Surat Perintah Penahanan No. SP.HAN/57/IV/2019/Reskrim tanggal 27 April 2019.

Terhitung 27 April 2019, Novel Wetae menjadi penghuni hotel peredeo Polres Minahasa untuk menghadapi tuduhan yang dialamatkan kepada dirinya.

Sementara rekan Novel lainnya dipersilakan menghirup udara segar di luar tahanan. Tudingan pemerasan dan pengancaman dibantah rekan-rekan Novel Wetae. “Tidak ada pengancaman dia turun sendiri dari kendaraan dan pemerasan tak masuk akal sebab dia bukan debitur,” ujar seorang rekan Novel via WA dari Manado.

Sementara Kasat Reskrim Polres Minahasa, AKP Muhammad Fadli, SIK hingga kini masih berusaha dimintai klarifikasi ihwal penetapan Novel Wetae.

Laporan : Safri Solle

Komentar

News Feed