oleh

40 Muballiq Diturunkan Pada Safari Ramadan

BULUKUMBA.I- Sudah menjadi tradisi setiap memasuki bulan Suci Ramadan, Pemkab Bulukumba menggelar Safari Ramadhan ke seluruh Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Bulukumba, dipimpin Bupati AM.Sukri A.Sappewali dan Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto.

Ramadan 1440 H, Pemkab Bulukumba melibatkan 40 orang Muballiq, yang akan disebar ke masjid-masjid desa untuk memberikan ceramah tarwih.

Kepala Bagian Kesra Hj Darmawati, menjelaskan, Safari Ramadhan dilaksanakan selama 5 hari dan akan dimulai pada hari Senin 13 Mei di Kecamatan Herlang dan Kindang, kemudian berturut turut Selasa di Kecamatan Rilau Ale dan Kajang, Rabu di Kecamatan Bulukumpa dan Gantarang, Kamis di Kecamatan Bontotiro dan Bontobahari dan berakhir pada Jumat 17 Mei di Kecamatan Ujungloe dan Ujung Bulu.

Darmawati mengharapkan setiap OPD atau unit kerja bertanggungjawab mengurus 1 orang Muballiq dalam hal ini menjemput dan mengantar Muballiq tersebut ke lokasi masjid tempat mereka berceramah.

‚ÄúPara kepala OPD akan mendampingi Bupati atau Wakil Bupati sesuai dengan SK yang telah dibuat, dan setiap OPD bertanggungjawab menfasilitasi muballiqnya untuk diantar jemput ke lokasi,” kata Darmawati.

Seperti sebelumnya, rombongan tim Safari Ramadhan akan berangkat sore hari menuju lokasi di kecamatan. Dan titik kumpul Tim 1 di rumah jabatan Bupati, dan Tim 2 di rumah jabatan wakil bupati. Setiba di lokasi yang sudah ditetapkan, rombongan akan buka puasa bersama dan shalat magrib. Kemudian Usai shalat magrib, para mubaligh kemudian menyebar ke pelosok desa di kecamatan tersebut.

Adapun Bupati dan Wakil Bupati bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah akan shalat Isya dan Tarwih berjamaah di masjid salah satu desa/kelurahan yang ditunjuk. Selain itu pimpinan instansi vertikal lainnya, BUMN, perbankan, Ormas dan OKP juga diundang ikut serta dalam Safari Ramadhan tersebut.

Di masjid tempat Bupati dan Wakil Bupati melakukan safari, pihak Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bulukumba akan memberikan bantuan uang tunai kepada dua orang guru mengaji tradisional dan dua orang warga prasejahtera. Ada pun jumlah bantuan tersebut masing Rp 250 ribu per orang.

“Tahun ini bantuan kepada guru mengaji tradisional dan warga prasejahtera dinaikkan dari Rp.200 ribu menjadi Rp250 ribu,” kata Ketua Baznas Yusuf Sandi.- *Suaedy.-

Komentar

News Feed