oleh

Curi CCTV, Plt Ketum PSSI Jadi Pesakitan

Joko Driyono, mantan Plt Ketum PSSI menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (6/5), dengan agenda pembacaan dakwaan. Jokdri diduga terlibat dalam kasus perusakan barang bukti pengaturan skor di tubuh PSSI.

Dalam surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum, Sigit, Joko didakwa telah melakukan pencurian barang bukti oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Sigit. Adapun barang yang diambil di antaranya adalah satu buah DVR server CCTV dan satu unit laptop merek HP Note Book 13 warna Silver yang berada di ruang kantor PT Liga Indonesia di Gedung Rasuna Office Park, Kuningan, Jakarta Selatan pada 1 Januari 2019 pukul 01.00 WIB.

Adapun cara yang dilakukan dalam mengambil barang itu dengan menerobos lokasi yang sudah ditandai dengan garis polisi.

“Terdakwa terlibat kasus pencurian, walaupun itu barang sendiri tapi dalam penguasaan Satgas Anti Mafia Bola. Nah barang tersebut sudah dipasang police line jadi tidak boleh diambil. Ancaman pidana 7 tahun, Pasal 363, ada juga 265, dan 261. Ancamannya tujuh tahun, tuntutannya belum tahu,” kata Sigit.

Joko Driono juga didakwa melanggar Pasal 363 KUHP atau Pasal 235 KUHP atau Pasal 233 KUHP atau Pasal 232 KUHP atau Pasal 221 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sidang kasus Jokdri akan digelar kembali pada Kamis (9/5) dengan agenda sidang pembuktian, memeriksa pokok perkara dengan mendengarkan keterangan saksi, dan menghadirkan barang bukti.

Komentar

News Feed