oleh

Waduh! SBY Disinonimkan Serangga Undur-Undur

MATARAKYATMU | Koalisi Adil Makmur terus dikabarkan diambang perpecahan akibat salah satu partai penyokong yaitu Partai Demokrat dinilai setengah hati. Petinggi Partai Gerindra mempersilakan partai besutan Susilo Bambang Yudoyono keluar .

Pengunduran itu, kata Arief Pouyono, Wakil Sekjen Gerindra harus dilakukan Demokrat jika Partai yang diketuai Susilo Bambang Yudhoyono ini bersikap tidak tegas dalam memberi dukungannya kepada Prabowo-Sandi.

“Demokrat sebaiknya keluar saja dari koalisi Adil Makmur, jangan elite nya dan Ketum kayak serangga undur-undur ya, mau mundur dari koalisi saja pakai mencla-mencle segala. Monggo keluar saja,” kata Arief melalui pesan singkat, Jumat (10/5)

Arir menjelaskan, sejak awal koalisi Adil Makmur pengusung Prabowo-Sandi mengajak Partai Demokrat bergabung ke koalisi hanya karena dilandasi rasa kasihan. Sebab koalisi Adil Makmur merasa iba jika Partai Demokrat tak bisa ikut Pemilu 2024 mendatang.

Lagi pula, kata Arief, Partai Demokrat tak memiliki pengaruh sama sekali dalam peningkatan suara pendukung Prabowo-Sandi.

“Enggak menghasilkan suara Prabowo-Sandi kok selama ini, malah menurunkan suara,” kata dia.

Sejak pencalonan Prabowo-Sandi, Demokrat dinilai sejumlah pengamat politik setengah hati mendukung prabowo-Sandiaga. Usai pilpres, Komandan Kogasma Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga telah bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Kendati demikian, Demokrat tetap menyatakan mendukung Prabowo-Sandi.

“Saya tahu kok kenapa kayak undur-undur, maklum belum clear jaminan hukum dari Joko Widodo bagi keluarga SBY yang diduga banyak terlibat kasus korupsi. Kayak kasus Korupsi proyek Hambalang,” katanya. 

Komentar

News Feed