oleh

Inilah 3 Daerah Pemasok Sabu-Sabu ke Luwu Timur

MATARAKYATMU | Hanya dalam waktu 2 bulan, jajaran Polres Lutim melalui Satuan Resort Narkoba (SatResNarkoba) berhasil mengungkap kasus kejahatan transaksional narkotika di wilayah hukum polres Luwu Timur sebanyak 13 kasus, dengan jumlah tersangka 20 orang, dan barang bukti narkoba yang berhasil diamankan jenis Sabu sebanyak 37,64 gram, pil THD 280 butir, 1 unit (roda 4) dan 6 unit (roda 2).

Hal itu diungkap Wakapolres Luwu Timur, Kompol Abd. Rachim SH.MH, saat melakukan press conference pengungkapan kasus narkotika 2 bulan terakhir didepan halaman Mapolres Luwu Timur, Senin siang (13/5/19), didampingi langsung oleh Kabag OPS, Kompol Muh. Rifai S.Pd, Kasat Rasnarkoba, IPTU. Hery M.Z SH, Kasubag Humas, IPTU Alimin P, serta jajaran staf BNK Lutim .

“Wilayah hukum polres Lutim menjadi sasaran empuk peredaran narkoba, dikarenakan berbatasan langsung dengan provinsi Sulawesi Tengah dan Sulawesi tenggara. Daerah ini dijadikan tempat perlintasan dan peredaran oleh para bandar transaksional antar daerah untuk menerima dan mengedar barang haram tersebut ke beberapa tempat di Luwu Timur,” Ungkap Kompol Abd. Rachim saat melakukan press conference.

Lanjut dikatakannya,”modus operandi yang dilakukan semakin canggih, yaitu dengan melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Kab. Luwu Timur yang berprofesi sebagai Bidan Puskesmas, dan ASN dari Kab. Luwu Utara bagian keuangan sebagai pengedar maupun pengguna, sehingga sangat sulit untuk diidentifikasi. bahkan peredaran narkoba yang dilakukan sudah sampai ke pelosok Desa di Luwu Timur,” jelas Abd. Rachim.

Disinyalir, Narkoba yang selama ini beredar di daerah Luwu Timur ini umumnya merupakan pasokan dari Kabupaten Sidrap, Pinrang, Kotamadya Pare-Pare, Palopo dan Makassar.

Kasat ResNarkoba Polres Luwu Timur, IPTU Hery M.Z, SH, di sela-sela press conference mengatakan bahwa, saat ini masih sangat dibutuhkan peran serta seluruh lapisan masyarakat, dan rekan-rekan media untuk mengungkap dan menginformasikan bilamana terjadi tindak penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Luwu Timur.

“Dari informasi dan laporan yang dilakukan masyarakat, jajaran Resnarkoba Polres Lutim berhasil mengungkap 13 kasus dalam kurung waktu 2 bulan, tindak pidana penyalahgunaan narkoba melalui upaya penyelidikan, dengan melakukan Control Delivery (Penyerahan yang di awasi), dan Undercover Buy (Pembelian terselubung),” Ungkap IPTU Hery.

Dari total 20 orang tersangka yang di ringkus jajaran Polres Lutim, 2 diantaranya wanita yang merupakan pengedar dan pemakai. (Arif Tella)

Komentar

News Feed