oleh

Segini Jumlah TNI-Polri Jaga Pengunjukrasa di KPU dan Bawaslu

MAYARAKYATMU | Mengamankan aksi unjukrasa jelang penetapan Presidwn dan Wakil Presiden RI 22 hingga 25 Mei 2019 mendatang, TNI-Polri menurunkan 34 ribu pasukan.

Bertempat di Monumen Nasional hari ini (20/5) Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia menggelar pasukan pengamanan pengumuman hasil penghitungan suara Pemilu di Komisi Pemilihan Umum.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo membenarkan jika Polri bersama TNI menerjunkan 34 ribu personel. Adapun gelaran pasukan TNI dan Polri itu dalam rangka untuk menyelaraskan cara bertindak di lapangan.

Dedi menjelaskan, jumlah pasukan saat ini sudah mencapai 34 ribu personel. Menurut Dedi dengan jumlah sebanyak itu penduduk DKI Jakarta akan aman. Berdasarkan analisis intelijen, dinyatakan situasi Jakarta masih kondusif hingga saat ini.

Dijelaskan, terdapat sejumlah wilayah yang sudah mendatakan massanya seperti dari Aceh, Pulau Jawa, Sulawesi, hingga Kalimantan. Tak hanya itu, Dedi juga memprediksi tetap ada massa yang datang ke Jakarta tetapi dalam jumlah yang bervariasi.

“Kita sudah komunikasi dengan koordinator lapangan untuk tidak perlu memobilisasi massa dalam jumlah besar, akhirnya mengecil rata-rata ada perwakilan dari setiap daerah, jumlahnya bervariasi,” tuturnya Dedi kepada sejumlah media.

Komentar

News Feed