oleh

Pembatasan Akses Media Sosial, Begini Tanggapan JOIN

MATARAKYATMU | Pemerintah memutuskan untuk membatasi akses terhadap media sosial, khususnya fitur penyebaran video dan gambar pasca-aksi yang berujung kerusuhan sejak Selasa (21/5) malam hingga Kamis pagi.

Pembatasan akses ini disampaikan pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto dalam konferensi pers Rabu (22/5).

Pembatasan yang bersifat sementara ini , menurut Wiranto agar menghindari penyebaran berita bohong di masyarakat tentang peristiwa beberapa hari belakangan ini.

Pembatasan ini tak dijelaskan hingga kapan berakhir dan dicabut dengan dalih sangat bergantung terhadap situasi keamanan di dalam negeri.

Menanggapi hal tersebut, Jurnalis Online Indonesia (JOIN) Pusat melalui seorang penasehatnya, Rifai Manangkasi berharap sangat agar pemerintah segera mencabut kebijakan pembatasan akses media sosial.

Sebab, jelas Rifai langkah tersebut dinilai membatasi hak setiap orang untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi yang diatur UUD 1945 Pasal 28 F yang membuka kesempatan masyarakat mencari, memmerima dan menyampaikan informasi.

Komentar

News Feed