oleh

Aturan Neko-Neko di Pelabuhan Soekarno -Hatta, Larang Jurnalis Meliput

MATARAKYATMU | Sikap Muhammad Gani, Satpam Pelabuhan Soekarno-Hatta melarang jurnalis meliput kegiatan arus mudi 2019 adalah tindakan tidak senonoh. Direksi Pelindo IV diminta memberi sanksi.

Ketua JOIN Sulsel, Rifai Manangkasi kepada sejumlah jurnalis menyampaikan kekesalannya atas sikap M.Gani, oknum Satpam di pelabuhan Soekarno-Hatta.

“Aturan dari mana jurnalis dilarang meliput aktifitas arus mudik di pelabuhan Soekarno’ Hatta. Kalau benar itu dari Direksi Pelindo IV adalah bumerang,” ujar Rifai.

Atas tindakan dugaan pelarangan meliput seperti dialami jurnalis Tribunnews.com dilakukan M.Gani sama dengan menghalang-halangi tugas jurnalis. “Ancaman hukuman berat bila tak segera dilakukan klarifikasi dalam waktu 2x2r jam,” tambahnya.

Sementara Humas Otoritas Pelabuhan, M.Yasser saat dimintai tanggapannya merasa heran. “sepengatahuan kami tdk pernah melarang jurnalis meliput keadaan pelabuhan justru kami mengharapkan peran jurnalis memberitakan keadaan yang sebenar,” tulis Yasser dalam pesan WA.

Diakui Yasser, saat sekarang ini kami butuh dukungan dalam menyebarluaskan pemberitaan seputar kegiatan pelabuhan terkhusus arus mudik lebaran 2019 dalam rangka informasi publik,” masih tulis Yasser.

Tapi nanti kami sampaikan ke Posko mudik angkutan lebaran, tambahnya lagi. Sementara pihak Pelindo IV belum didapatkan klarifikasi soal ulah oknum Satpam bernama M.Gani yang melarang jurnalis meliput, Sabtu (1/5) di pelabuhan Soekarno-Hatta.

Komentar

News Feed