oleh

Polisi Jangan Kendor Perangi Narkotika!

MATARAKYATMU | Tingkat penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di kabupaten Luwu Utara saat ini sudah pada situasi yang sangat memprihatinkan.

Hal tersebut diungkap oleh ketua Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Luwu Utara, Nurmaedah, saat dihubungi oleh awak media.

“Korbannya bukan hanya generasi muda, tetapi oknum aparat pemerintah hingga kaum terpelajar ada yang terjerat,” ujar Nurmaedah.

Ia juga mengapresiasi kinerja Polres Luwu Utara yang terus gencar memberantas peredaran narkoba yang menurutnya sudah sangat memprihatinkan.

“Mari kita dukung kinerja polisi dalam menberantas narkoba di kabupaten Luwu Utara. Kolaborasi dan kerjasama semua pihak juga sangat dibutuhkan,” lanjutnya.

“Narkoba adalah Extraordinary Crime yang telah menghancurkan masa depan. Polisi jangan kendor perangi narkoba ! kunci Nurmaedah.

Dari data yang himpun awak media, pada tahun 2018 jumlah kasus Narkoba yang diungkap Polres Luwu Utara sebanyak 45 kasus dengan jumlah tersangka 69 orang,

Dan tahun 2019 (Januari – Mei) tercatat 16 kasus yang diungkap dan tersangka ada 21 orang, termasuk penangkapan residivis tanggal (16/02) atas nama Rawal dari desa Karondang Tana, kecamatan Tanalili, dengan barang bukti sabu seberat 59,36 gram.

Liputan : Ibnu (Luwu Utara)

Komentar

News Feed