oleh

Jual Jaminan Fidusia Akan Diperkarakan di Polres Gowa

MAKASSAR | Seorang debitur PT Amanah Finance bernama HUS warga Jl.Dr Wahidin Sudirohusodo terancam dipolisikan. Pasalnya, jaminan fidusia diduga kuat telah dipindah tangankan secara illegal.

Satu unit mobil Avansa DD 1272 BU warna Maroon mica tercatat sebagai jaminan fidusia No. W23.00110552.AH.05.01 2014 dibeli dengan kredit oleh HUS.

Hanya saja perjanjian telah terjadi wanprestasi hingga lebih dari 1.000 hari dengan pokok hutang masih lebih 100 juta.

Bukannya menyerahkan jaminan fidusia dimaksud justeru ditengarai dijual ke T.H, oknum karyawan RSUD Syech Yusuf.

“Iya, saya beli dan dia janji akan melunasinya ke pembiayaan,” ujar T.H saat ditemui di ruang operasi RSUD Syech Yusuf.

Jaminan fidusia yang telah dijual ini oleh pihak PT Amanah Finance telah berupaya menemui HUS namun selalu gagal bahkan nomor kontak yang tertera di Akad sudah tak bisa dihubungi.

Sementara T.H. yang berjanji akan mengembalikan unit tersebut pada Senin (21/7) di kantor Polres Gowa namun tak terealisasi juga.

Kepala Bagian Litigasi dan Supervisi Divisi Remedial PT Amanah Finance, Rifai Manangkasi, S.E,M.M membenarkan jika debitur dimaksud akan dipolisikan dengan dugaan penggelapan jaminan fidusia. Begitu juga oknum yang diduga menadah unit dimaksud akan dipersoalkan secara hukum.

“Selain melanggar hukum positif juga UU Fidusia pasal 36,” jelasnya.

Komentar

News Feed