oleh

Luwu Utara Berkilau Diburamnya Otonomi Daerah

LUWU UTARA — “Hari ini saya merasa gembira dan bahagia karena salah satu masalah terbesar otonomi daerah itu adalah pemekaran daerah yang gagal. Nah Luwu Utara ini salah satu Kabupaten yang berkilau diburamnya otonomi daerah”. Hal tersebut dikatakan Prof. Dr. Djohermansyah Djohan, M.A. Salah satu dewan juri yang menyeleksi Gubernur, Bupati dan Walikota yang masuk nominator Penghargaan Anugerah Iptek dan Inovasi Budhipraja (BPPT). Saat seleksi BPPT di Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Tehnologi (BPPT) Jakarta, 30 Juli 2019.

Prof. Dr. Djohermansyah Djohan, M.A, yang akrab disapa Djo mengatakan, banyak hal yang membuat dirinya kaget dengan perkembangan Luwu Utara yang kian pesat, karena sudah lama tidak ke Luwu Utara. Diawal-awal terbentuknya daerah otonom seperti Luwu Utara dan Luwu Timur, sering berkunjung.

“Naik bus dari Makassar yang berjam jam. Ketika itu pesawatnya belum aktif. Bahkan sempat mandi-mandi di sungai dekat rumahnya Pak Luthfi (mantan Bupati Luwu Utara)”,kata Djo.

Kunci keberhasilan ini leadership kepala daerahnya yang di topang dengan birokrasinya yang semakin membaik. Jadi leadershipnya kepala daerah yang kuat, mendrive otonom daerah yang baru itu, kemudian multi efisiensi, tidak mau membangun kantor-kantor yang mewah termasuk belanja-belanja lebih untuk kepentingan masyarakat banyak, itu pasti berhasil,

“Nah Luwu Utara, efisiensi pemerintahannya saya lihat cukup baik dari data yang saya miliki. Ini juga terlihat yang hadir disini, yah cukup yang berkepentingan saja, ketimbang ada daerah yang tadi hadir memenuhi ruangan ini sampai ruangan dan kursi tidak cukup”,tambah Djo.

Tak hanya itu mantan Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri ini menitip pesan kepada Bupati Indah untuk tetap membangun birokrasi yang profesional sebab yang menolong Bupati itu adalah birokrasinya. Birokrasi itu harus terus ditingkatkan kemampuannya,

“data yang saya lihat ini cukup banyak untuk meningkatkan kemampuan birokrasi yang sudah dilakukan Ibu Indah, saya minta ini untuk terus dilanjutkan dan dikembangkan dalam rangka penguatan birokrasi supaya meningkat kapasitas mereka ternasuk inovasi birokrasi, bupati tentu punya konsep bagaimana merancangnya, memprogramkannya serta mengoperasikannya dengan baik”,ungkapnya.

(Uc/Hamsul)

Komentar

News Feed