oleh

Pasukan Teler Gebuk 2 Warga

TORAJA UTARA |Minuman keras, jika dikonsumsi secara berlebihan dapat mengakibatkan penurunan konsentrasi dan kehilangan kendali diri.

Lantaran kendali diri sudah hilang menyebabkan terlalu mudah terjadi kesalahfaham yang berujung pada terjadinya tindak pidana.

Inilah yang terjadi di Lembang Lilikira Ao’ Gading Kec. Balusu Kab. Toraja Utara, akibat dari kehilangan kendali diri karena pengaruh miras, sekelompok pemuda yang berjumlah sekitar 10 orang melakukan pengeroyokan terhadap 2 orang korban, Minggu (11/8)

Kedua korban masing-masing Mikael Pane Pong Gery, 38 Tahun, warga Lembang oLilikira Ao’ Gading Kec. Balusu Kab. Toraja utara serta Jepri Samoli Pong Alda, 40 Tahun, Tani, Lemb. Lilikira Ao’ Gading Kec. Balusu Kab. Toraja utara.

Pengeroyokan yang dilakukan oleh sekelompok pemuda ini disertai juga dengan pelemparan rumah milik dari korban.

Saat di konfirmasi perihal kejadiannya, Kapolsek Sa’dan Balusu, Iptu Lewi Tandiarrung menceritakan peristiwa secara detail.

Ia menjelaskan, korban Mikael Pane
yang juga dalam kondisi telah menenggak minum keras awalnya memukul perut dari seorang remaja yang bernama Selo, penduduk Lembang Lilikira Ao’ Gading karena menendang pagar rumah milik dari Jepri Samoli.

Tidak terima dengan pemukulan yang dialaminya, Selo pun memanggil temannya yang sedang nongkrong minum miras tidak jauh dari tempat dirinya dipukul.

Mendengar pengaduan Selo, sekitar 10 orang pemuda pun mendatangi rumah korban dan melakukan pelemparan.

Korban yang berada di dalam rumah bersama dengan Jepri Samoli didatangi dan di keroyok secara beramai ramai hingga mengalami luka bengkak pada mata bagian kanan, sementara Lk. Jepri juga mengalami luka benjol pada bagian dahi dan sakit pada bagian belakang.

Personil Polsek Sa’dan Balusu yang menerima laporan dari tetangga korban, segera mendatangi lokasi kejadian untuk dilakukan tindakan kepolisian.

Kapolsek Sa’dan Balusu Polres Tator Iptu Lewi Tandiarrung saat di konfirmasi mengatakan, jika sampai saat ini Minggu ( 11/08/2019) polisi telah mengamankan 11 orang pelaku yang di duga melakukan pengeroyokan terhadap korban, di amankan di Mapolsek Sa’dan Balusu.

” Pelaku Badae berteman 10 orang sedang jalani pemeriksaan sementara satu orang lagi Selo sedang di cari untuk di hadirkan di kantor Polsek Sa’dan Balusu,” jelas Lewi Tandiarrung.

Lanjutnya, selain dari melakukan pelemparan rumah dan pengeroyokan terhadap korban, para pelaku juga melakukan pengrusakan kursi dan motor milik Mikael Pane.

Lewi Tandiarrung menyebutkan juga, pelaku pengeroyokan ini masih satu kampung atau satu lingkungan dengan korban.

Sampai saat berita ini ditulis, pihak Polsek Sa’dan Balusu masih sedang melakukan proses pemeriksaan terhadap para pelaku.

Arlin | Toraja Utara

Komentar

News Feed