oleh

Sultra Safety Bike Community (SSBC) Taklukkan Tanjakan Batu Gong – Abelisawah

Konawe-Sultra || Batu Gong, Sabtu,31 Agustus 2019. – Olah raga bersepeda bukan hanya milik atlit pesepeda , tapi di Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara, demam bersepeda sudah sangat digandrungi oleh kalangan tua muda dan dari berbagai kalangan profesi.

BPTD 18 Sultra misalnya, setelah berhasil membentuk Sultra Safety Bike Community (SSBC), terus gencar melakukan gowes di setiap hari hari libur, dan yang lebih menarik SSBC mencanangkan program Bike To Work yang diawali di lingkungan internal Balai Pengelola Transportasi Darat wil XVIII Sultra.

“Alhamdulillah, anak anak sudah pada demam sepeda, dan saya sendiri setiap hari bersepda ke kantor. Saya berharap bahwa bersepeda ke kantor dapat diikuti oleh masyarakat di kendari khususnya anak anak kita supaya lebih memilih bersepeda daripada menggunakan sepeda motor yang rentan laka latas,” ujar Benny Nurdin, yg menjadi penggagas terbentuknya sekaligus pembina Sultra Safety Bike Community (SSBC).

Dengan Menyusuri Rute 23 Km, Tim SSBC Melewati Jalur Darat dan Menyebrangi Sungai Di Konawe

Hari ini sabtu, teman teman SSBC bersepeda menaklukkan rute Kendari-Batu Gong tembus Morosi. Rute yang cukup menantang ini dengan tanjakan yang luar biasa serta menyeberang sungai Muara Sampara ditaklukkan oleh team SSBC.

“Yang ini memang rute ekstrim, apalagi tanjakan ke Batu Gong. Tapi teman teman tetap melaju walau ada juga yg terpaksa harus mendorong ujar Frangki yg juga ketua kelas team sepeda BPTD 18. Tepat pkl 09.12 wita Kami tiba di Batu Gong dengan panjang rute 23, 08. Km, dengan elevasi 438 meter,” Ujar frangki.

Ilham Saranani selaku ketua panitia, menjemput di Batu Gong, dengan suguhan kelapa muda dan ikan bakar menambah serunya etape gowes SSBC. “Ini program kami, karena Ka.BPTD 18 sudah menjadwalkan rute rute ekstrim sekaligus melihat kondisi jalan jalan yg ada di sultra, ucap Ilham.

Ilham menambahkan bahwa team gowes BPTD 18 akan melanjutkan etape Batu Gong – Morosi dengan melintas menggunakan pincara.

Muhlar (bapak Fikram) takjub melihat team SSBC. baru ini yg masuk batu gong lanjut morosi, dulu ada tapi diangkut mobil pulangnya dan tidak lanjut morosi ucap bapak fikram salah satu tokoh masyarakat di Batu Gong.

Dengan Menggunakan Pincara (Perahu Kayu), Tim SSBC Menyebrangi Sungai

Perjalanan dari Batu Gong -Kapoiala – Abelisawah dengan jarak tempuh 23 km dengan menyeberang sungai dan menyusuri jalan tanah.

“Perjalanan ini menarik karena rute yang dilalui menyusuri sungai, persawahan dan disambut oleh anak anak disepanjang jalan. Mereka gembira melihat rombongan team SSBC,” ujar benny.

Lanjut benny mengatakan bahwa total jarak tempuh 46 km ini adalah etape pertama SSBC lakukan selama pembentukan, dan berharap bahwa masyarakat sultra bisa bergabung dalam Sultra Safety Bike Community.

“Saya harap kedepan semakin banyak masyarakat yang memilih bersepeda dan bergabung dengan kami dan bersama sama menggalakkan program Bike To Work Sultra,” tutup Benny Nurdin yang mantan Kabag Humas Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ). (Fdly/ucup.hms.18)

Komentar

News Feed