oleh

Dandim 1411/Blk Hadiri Launching Penyerahan BST di Gantarang

MATARAKYATMU.- Dandim 1411/Blk Letkol.Arm.Joko Triyanto, SPd ikut mendampingi Bupati Bulukumba diwakili Kadis Sosial Syariguddin pada kegiatan launching penyerahan Bantuan Sosial Tunai (BST) kepadabwarga, di Kantor Camat Gantarang, Rabu (20 /5).

Penyerahan BST bagi 1204 KPM diperuntukkan kepada warga kurang mampu yang terdampak pandemi Covid-19 dan yang belum pernah menerima bantuan dari Pemerintah yang berupa BNPT, PKH, BLT, KKS maupun berupa bantuan lainnya dari Pemerintah.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Camat Gantarang A. Uke Permatasari S. Stp, Danramil 1411 – 01 Gangkinh Kapten Inf A. Sudirman, Kapolsek Gantarang Kompol Abd Jalil Pengalamen Subakti (Loka Rehabilitasi Sosial Orang dan HIV) dan para Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Kadis Sosial menyampaikan, kegiatan launching penyerahan bantuan sosial tunai Kemensos, disalurkan kepada masyarakat yang berhak khususnya yang terdampak Covid-19.

Menurutnya, salah satu cara mencegah penyebaran Covid-19, adalah tetap di rumah dan apabila terpaksa harus keluar rumah, maka wajib memakai masker dan tetap jaga jarak.

” Bantuan Sosial Tunai ini sebesar Rp. 600.000 selama 3 bulan, diharapkan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dan bukan untuk membeli baju baru atau dibelikan HP,” pesan Bupati diwakili Kadis Sosial.

Sekedar diketahui jumlah penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) di Sepuluh Kecamatan. Bulukumba sebanyak 8.359 dengan rincian, Bantuan BST Tahun 2020 yang dibayarkan melalui Pos sebanyak 7.283 KPM yang terdiri dari Kec. Bontobahari : 417 KPM, Bontotiro : 499 KPM, Bulukumpa : 1.181 KPM, Gantarang : 1.204 KPM,
Herlang : 679 KPM,
Kajang : 669 KPM, Kindang : 451 KPM, Rilau Ale : 634 KPM,
Ujung Bulu : 893 KPM dan Ujung Loe : 656 KPM

Dan bantuan BST ini dibayarkan langsung ke rekening masing-masing melalui Bank BNI dan Bank BRI yaitu melalui pihak Bank BNI : 188 KPM, Bank BRI : 888 KPM.

Sementara itubCamat Gantarang menambahkan, bantuan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari bukan untuk yang lainnya.

“Dan pada tahap pertama setiap warga menerima bantuan sosial langsung sebesar Rp 600 ribu setiap orangnya dan tidak ada potongan sepersenpun,”ujarnya.

Hal yang sama disampaikan Dandim 1411/Blk Letkol Arm Joko Triyanto, S. Pd, bahwa bantuan ini memang tidak ada potongan yang berbentuk apapun.

“ Tahap pertama ini sebesar Rp 600 ribu, selama 3 bulan dari bulan April, Mei dan Juni tahun 2020. Apabila ada indikasi pungutan liar (pungli), dipersilahkan melapor dan warga tidak perlu khawatir, pokoknya tidak ada pemotongan,” tegas Dandim meyakinkan warga.(*)

Editor Suaedy

 

Komentar

News Feed