oleh

Giliran Penjual Jalangkote di Maros Dapat Perhatian Wagub Sulsel

 

Maros | Setelah kisah bocah berinisial RZ asal Kabupaten Pangkep yang viral dan mendapat perhatian dari berbagai pihak.

Kini remaja berusia 19 tahun bernama Firman. Warga Kabupaten Maros, memperoleh perhatian dari Wagub Sulsel dengan mengutus Tim Khusus menemui Anak Yatim Putus Sekolah tersebut.

Remaja lelaki penjual Jalangkote tersebut, juga membantu ibunya, Nurlina mencari nafkah. Ayahnya sudah meninggal dunia. Firman merupakan anak ketiga dari delapan bersaudara.

Dari delapan bersaudara, hanya Firman yang bersekolah. Itupun tidak tamat atau putus sekolah.

Biasanya Firman berjualan jalangkote keliling dengan berjalan kaki. Yang dibuat oleh ibunya.

Mendengar kisah Firman yang membantu ibunya berjualan Jalangkote, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengutus tim khususnya mendatangi kediaman Firman.

Kamis (21/5/2020), tim Wagub Sulsel mendatangi rumah Firman di Jalan Inspeksi Saluran, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros.

Keluarga Firman pun merasa kaget tiba-tiba adanya kunjungan dari utusan Wagub Sulsel. Yang turut membawa bantuan berupa bahan pokok.

Firman pun mengaku bersyukur mendapat bantuan sembako dari orang nomor dua di Sulsel itu.

“Terima kasih bapak Wakil Gubernur Sulawesi Selatan atas bantuannya,” ujar Firman.

Ibunya, Nurlina menceritakan, jika sejak suaminya meninggal, Firman ikut membantu mencari nafkah untuk kehidupan sehari-hari. Terkadang Firman membawa adiknya berjualan jalangkote keliling.

Terpisah, Wagub Sulsel, Andi Sudirman mengatakan, “anak ini adalah tulang punggung keluarga, mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban di tengah pandemi Covid-19 ini,” tuturnya.

Pria yang akrab disapa Wagub Andalan ini pun turut prihatin dengan kondisi keluarganya yang tidak bersekolah.

Ia pun akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Maros untuk membantu keluarga Firman. Terlebih dalam hal pendidikan. Apalagi diketahui, Andi Sudirman dikenal aktif memperjuangkan hak-hak dan kebutuhan bagi anak-anak.

“Kami berharap Pemda setempat bisa memfasilitasi untuk bersekolah. Kami akan koordinasikan internal,” jelasnya.(IR/@ly)

Komentar

News Feed