oleh

Anggota DPRD Sulsel Ikut Kerja Bakti Usai Lakukan Sosialisasi Perda DAS

MATARAKYATMU.- Anggota Komisi E DPRD Sulawesi Selatan Andi Muhammad Anwar Purnomo,SH.,MH, Minggu (30/8) pagi tadi kembali melakukan Sosialiasai Penyebarluasan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 10 Tahun 2015, Tentang pengelolaan Daerah Aliran Sungai, di Desa Balong Kecamatan Ujungloe, Bulukumba.

Usai sosialisasi, putra bungsu Bupati Bulukumba AM.Sukri A.Sappewali ini, mengajak sekaligus turun bersama warga melakuk kerja bakti membuat bendungan sementara, yang terletak di aliran sungai Desa Balong Kecamatan Ujung Loe Kabupaten Bulukumba.

Pada kegiatan itu, juga dihadiri Ir.H.Andi Makkasau sebagai Narasumber yang juga pemerhati sungai, Kepala Desa Lonrong Fahri Jalil, Kepala Desa Garanta, Kepala Desa Balong, sejumlah Kepala Dusun, Tokoh masyarakat, Tokoh perempuan, Tokoh agama dan masyarakat lainnya.

Andi Muh.Anwar Purnomo yang akrab disapa Andi Aan, yang juga Wakil Sekretaris Fraksi PKB DPRD Sulsel menyampaikan, aturan yang telah dibuat Pemerintah Sulawesi Selatan, menjadi kewajiban bagi dirinya selaku anggota DPRD asal Dapil Bulukumba menyampaikan kepada masyarakat yang kemudian akan diterapkan dan dipatuhi.

“Perda ini sangat penting buat Petani dan masyarakat yang berada di daerah pinggir sungai. Melalui Perda ini, kita berharap bisa menjadi pembuka akses dalam upaya peningkatan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan kesejahteraan petani di Sulawesi Selatan,” jelas Putra Bungsu Bupati Bulukumba AM.Sukri Sappewali

Andi Aan menyampaikan, dirinya serius mengurusi Pengelolan DAS, terbukti usai Sosialisasi Perda, dia turun langsung terjun bersama warga melaksanakan Kerja Bakti di Sungai Balantieng.

” Saya kira sungai ini tempat bergantungnya hidup petani di 3 desa yaitu Desa Lonrong, Garanta dan Balong, apalagi memasuki musim kemarau yang mana masa yang sangat berdampak pada petani dan mendesak pembangunan Bendungan. Oleh karena itu, kita buatkan bendungan sementara untuk memastikan sawah petani tetap dialiri air dan kita menggunakan bronjong dan swadaya masyarakat dari 3 Desa untuk membuat bendungan sementara,” tegas Ketua Garda BMI Sulawesi Selatan.

Legislator PKB ini menambahkan, dengan adanya kegiatan ini, dia berharap ada perhatian dari Pemerintah, baik dari Kabupaten Bulukumba maupun Pemerintah Provinsi Sulsel.

” Saya sendiri sudah menyuarakan kepada Pemprov Sulsel, untuk diprogramkan pembangunan bendungan pada tahun depan,” sebut Andi Aan sambil mrnyebutkan, sosialisasi yang dilaksanakan, tetap menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat, seperti memakai masker guna mencegah penyebaran Covid 19.-( Edy )

Komentar

News Feed