oleh

Jadikan Gender Lokomotif Ekonomi, Paslon HANDAL Kembali Raih Simpati

 

Matarakyatmu com, Morowali Utara|| Setelah berhasil menarik simpati pemilih warga Bali di Pancamakmur, giliran Srikandi Bunda Lili kembali menggoyang basis pemilih di Desa Malino, Kecamatan Soyojaya, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, Jum’at (02/09/20).

Pada kesempatan ini, kedatangan Paslon “HANDAL” mendapat sambutan hangat dari para tokoh dan masyarakat desa Malino tersebut.

Dalam momentum kampanye itu, menurunkan Koordinator Kampanye tim HANDAL, Burhanudin, M.Si, (Wakil Ketua DPC Morut PDI-P) dan Ketua Tim Pemenangan Djabar Lahaji, yang juga mantan Anggota DPR-D 2 periode, serta didampingi dengan para LO Partai pengusung nya, serta perwakilan relawan Srikandi Bundalili sebanyak 25 orang di Desa Malino.

Kampanye kali ini dikemas dalam bentuk kampanye dialogis, yang lebih mengedepankan sesi tanya jawab.

Terkait metode kampanye tersebut, koordinator tim 7 “HANDAL” Arman Bage, menjelaskan bahwa hal tersebut dilakukan untuk lebih mendekatkan antara kandidat calon pemimpin dengan masyarakat setempat.

Pada kesempatan ini, Holiliana menyatakan akan lebih mengedepankan keluhan warga dan memprioritaskan melalui program yg berkualitas, berkelanjutan, akuntable dan tepat sasaran.

“Menyangkut Bidang Pendidikan, kita akan melanjutkan program pendidikan dan pembagian pakaian Gratis Untuk siswa SD dan SMP, demikian pula pelayanan dibidang kesehatan Gratis melalui Kartu Morut Sehat, ” terang Holiliana.

Lanjut Holiliana, “Pada gilirannya, Bunda akan melanjutkan program yang telah dicanangkan Almarhum bapak Bupati, Aptriple Tumimomor. Kita juga akan memastikan semua sektor layanan publik berjalan normatif melalui sistim tata kelola administrasi yang profesional, transparan, berkualitas, dan akuntable,” tandasNya.

Lebih lanjut beliau mengatakan, “guna perbaikan pertumbuhan ekonomi daerah, kami akan mencanangkan program pembangunan dan pemberdayaan dalam bentuk usaha produktif atau usaha rumahan guna mengembangkan dan menjadikan kalangan Gender sebagai pertumbuhan ekonomi berbasis keluarga.” Tutur Bunda Lili. (**)

Komentar

News Feed