oleh

Polres Luwu Timur Antisipasi Terjadinya Aksi Unjuk Rasa Buruh

Matarakyatmu.com, Luwu Timur || Gelombang penolakan pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja diwarnai protes para pekerja/buruh setanah air yang diprediksi akan terjadi beberapa waktu kedepan, meski hari ini mahasiswa dan buruh terlihat mulai berunjuk rasa dibeberapa daerah.

Di Luwu Timur, aparat kepolisian dari Polres Lutim beserta Tiga kepolisian sektor yakni Polsek Nuha, Towuti dan Wasuponda hari ini melakukan kegiatan untuk menghimbau demi mengantisipasi terjadinya aksi unjuk rasa menolak pengesahan UU Cipta Tenaga Kerja.

Ditemui dihalaman Mapolsek Wasuponda, Kabag Ops Polres Luwu Timur, KOMPOL Andi Akbar Mallaroang SH, didampingi beberapa perwira kepolisian kepada awak media mengatakan untuk mengantisipasi terjadinya tumpah ruah massa dalam aksi demonstrasi.

“Giat pendekatan ini untuk menghimbau agar tidak dilakukannya unjuk rasa oleh kelompok yang menolak Omnibus Law, tentunya dengan cara pendekatan persuasif agar tidak melakukan unjuk rasa ditengah Pandemi ini, apalagi wilayah kita Luwu Timur masuk dalam zona merah,” tutur Kompol Andi Akbar.

Dari itu, Polres Luwu Timur sudah menyiapkan ratusan personil untuk mengamankan bilamana aksi unjuk rasa tetap dilakukan kelompok buruh yang menolak UU Cipta Tenaga Kerja meski telah dilakukan pendekatan secara persuasif.

“Tetap kita kedepankan pendekatan dan menghimbau agar tidak melakukan aksi yang dapat menimbulkan berkumpulnya massa, akan tetapi jika ada yang melakukan aksi apalagi membuat kemacetan, tentu kami tidak tinggal diam, karena lagi-lagi tidak dibenarkan berunjuk rasa di tengah situasi pandemi dan daerah kita termasuk dalam zona merah,” tegas perwira satu bunga ini.

Selain itu, pada kegiatan ini personil Polres Lutim juga melakukan operasi yustisi untuk tetap mematuhi protokol kesehatan disetiap kegiatan yang dilakukan diluar rumah. (**)

Komentar

News Feed