oleh

8 Sektor Unggulan Ibas-Rio, ABM : Petani Sejahtera Ekonomi Meningkat

 

Matarakyatmu.com Luwu Timur|| Sebagai daerah yang kaya dengan potensi sumber daya alam, sudah sepatutnya kebijakan pemerintah mampu mendorong akselerasi pembangunan ekonomi hingga ke beberapa sektor. Khususnya di sektor pertanian.

Beberapa tahun belakangan ini sektor pertambangan terus mengalami pertumbuhan negatif, kontribusi sektor pertambangan pada tahun 2016 mencapai 53,46 persen, namun laju pertumbuhannya di tahun tersebut -2,23 dan sampai dengan tahun 2018 laju pertumbuhannya 0,16%.

Namun disayangkan, hal tersebut diikuti beberapa sektor, salah satunya sektor pertanian juga terus mengalami penurunan dari 7% ditahun 2016 menjadi 1,06 % di tahun 2019.

Sebagai daerah yang mayoritas tenaga kerjanya di bidang pertanian, program pertanian ibas rio berupaya membantu meringankan beban petani dengan memberikan pupuk dan bibit gratis.

Pemberian ini dimaksudkan untuk meringankan modal petani sehingga petani bisa mendapatkan nilai bersih dari hasil penjualan. Ketika petani sejahtera, maka pertumbuhan ekonomi ikut meningkat.

“Jika petani sejahtera, maka akan berdampak pada sektor lainnya. Tentu ini juga akan memberi nilai tambah bagi pendapatan daerah,” Ungkap Andi Baso Makmur selaku Ketua Tim Pemenangan Kabupaten Ibas-Rio.

Selain pertanian, tambah Andi Baso, Ibas-Rio juga fokus pada perluasan lapangan pekerjaan dengan memfasilitasi pendirian smelter.

Sebenarnya tidak sulit, karena Luwu Timur ini punya cadangan nikel terbesar. bahkan kita punya sumber daya mineral berupa besi, emas, granit dan pasir kuarsa. Jika kita mampu untuk membangun kerjasama.

Tentu ini akan memberikan nilai tambah yang besar bagi pendapatan daerah, Maka tidak ada yang tidak mungkin, kita akan bangun infrastruktur merata bagi masyarakat, tambahnya.

Upaya ini harus sejalan dengan keahlian dan kapasitas sumber daya manusia yang kita punya. Olehnya, kita akan memfasilitasi beasiswa dari semester awal sampai semester delapan.

Lalu kemudian, bagi anak-anak yang lulus SMA lebih cenderung mencari pekerjaan, kita akan fasilitasi untuk mendapatkan sertifikat keahlian yang dibutuhkan oleh perusahaan, salah satunya dengan membangun Balai Latihan Kerja (BLK) atau workshop di setiap Kecamatan, tutup Andi Baso Makmur. (Tim)

Komentar

News Feed