oleh

Bawaslu Lutim Tindaklanjuti Laporan Dugaan Politik Praktis 4 ASN dan 1 Kades

 

Matarakyatmu.com, Luwu Timur || Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Luwu Timur menindaklanjuti laporan warga yang melibatkan 4 orang ASN dan 1 Kades yang diduga terlibat dengan politik praktis.

“Laporan terhadap empat ASN dan satu Kepala Desa (Kades) sudah kami tindaklanjuti,” ungkap Komisioner Bawaslu Lutim, Sainal.

Menurutnya, saat dilakukan pemeriksaan, ke empat ASN tersebut terbukti melanggar kenetralan ASN, sehingga ditindaklanjuti ke KASN, ungkapnya, Minggu (29/11/2020) melalui sambungan teleponnya.

“Karena tidak ditemukan unsur pidananya, maka ke empat ASN ini ditindaklanjuti ke KASN guna proses selanjutnya,” ujar Sainal.

Sementara satu orang Kades lagi yakni Kades Kasintuwu statusnya kini sudah ditingkatkan ke penyidikan, lantaran memenuhi unsur tindak pidana pemilihan sebagaimana diatur dalam perundang-undangan, kuncinya.

Informasi yang dihimpun, ke empat ASN tersebut yakni La Besse, Kadis Pendidikan, Sugiatno, Mangesengi dan Ramang (ASN di DLH).

Keempat ASN tersebut dilaporkan lantaran kedapatan mengunjungi posko induk Paslon MTH-Budiman di Kecamatan Tomoni, beberapa waktu lalu.

Untuk Kades Kasintuwu, Petrus Frans dilaporkan karena diduga melakukan intimidasi sekaligus mengajak perangkat Desa Kasintuwu untuk memilih Paslon MTH- Budiman di Pilkada. Dan pernyataan itu terdokumentasi dalam rekaman. (IR/Tim)

Komentar

News Feed