oleh

Kebun Kelengkeng Milik H.Sukardi, Hasilnya Sangat Menggiurkan

-Daerah-2.370 views

MATARAKYATMU. – Potensi budidaya Kelengkeng dalam menunjang perekonomian disektor pertanian ternyata cukup menggiurkan.

Seperti dilakukan H.Sukardi, salah seorang pensiunan ASN yang beralih jadi petani di Desa Bukit Harapan, Kecamatan Gantarang Bulukumba.

Ditemui di salah satu kebun miliknya, Rabu (6/1), H.Sukardi didampingi Ketua Kadin Bulukumba H.Andi Gunawan dan beberapa petani muda lainnya termasuk salah seorang Jaksa yang terjun pada perkebunan Kelengkeng menuturkan, dia tertarik untuk menanam berbagai jenis Kelengkeng, selain karena tanaman itu terbilang cukup mudah tumbuh, selain itu, nilai ekonominya yang sangat menggiurkan.

” Saya mulai menanam tanaman Kelengkeng pada 5 Mei 2018 di atas lahan 1 Hektare yang diberi label Kebun Kelengkeng Telaga Ainun, dengan tujuh jenis varietas yaitu jenis Itho Super, yang saya beli dari daerah Prambanan Jogjakarta, kemudian ada jenis  King Long, Ponrai, Mata Lada, Diamond Rever, Kateki dan Rubi Logam ( kelengkeng merah ),” jelas pensiunan pegawai Dinas Perkebunan ini.

Menurutnya, lahan perkebunan Kelengkeng miliknya, sebelumnya adalah sawah yang disulap menjadi lahan perkebunan.

” Sebelumnya lahan perkebunan ini adalah sawah produktif, setiap tahun menghasilkan 50 karung gabah. Dan ternyata setelah saya jadikan kebun Kelengkeng hasilnya lebih menggiurkan, ” katanya.

Diakui, selama disulap menjadi kebun, dia telah mendapatkan hasil penjualan buah Kelengkeng yang lumayan yaitu Rp.50 juta, untuk 2 kali panen, itupun dari 32 pohon,” jelasnya.

Saat ini ada berapa pohon Kelengkeng yang anda tanam, ? Spontan sambil tersenyum H.Sukardi yang akrab disapa Romo di frekwensi, saat ini sedikitnya ada 104 pohon Kelengkeng yang tumbuh subur di kebunnya.

Menariknya lagi menurut H.Sukardi, dia bisa mengatur kapan pohon Kelengkengnya bisa berbuah. ” Alhamdulillah, saya bisa mengatur jadwal kapan pohon Kelengkeng ini berproduksi, pokoknya ada rahasianya,” katanya sambil tersenyum.

Bahkan katanya, beberapa waktu lalu dia di datangi salah seorang pengusaha asal Kabupaten Bantaeng yang mengaku juga memiliki tanaman Kelengkeng, tetapi belum pernah berbuah.

” Pengusaha itu datang sambil melihat tanaman Kelengkeng kami. Selanjutnya beberapa hari kemudian, saya datang ke kebun Kelengkeng pengusaha itu, sambil saya beri pupuk yang kami racik sendiri, Alhamdulillah tidak lama kemudian Kelengkeng tersebut sudah mengeluarkan bunga dan hingga sekarang sudah rutin berbuah,” ungkap H.Suka.

Kemudian menyinggung soal pasar, lagi lagi H.Sukardi tersenyum dan menyatakan, soal pemasaran produksi Kelengkengnya tidak sulit, karena pembeli yang datang sendiri di kebunnya.Dan jenis Kelengkeng yang paling banyak diminati adalah jenis Itho Super, dengan harga Rp.60.000.- per kilogram, dan tahun lalu, satu pohon Kelengkeng Induk menghasilkan produksi antara 90 sampai 100 kg.

” Alhamdulillah saya sudah menikmati hasilnya. Khusus jenis Kelengkeng Itho Super, saat ini sudah mencapai 51 pohon dan semuanya sudah mengeluarkan buah. Insya Allah jelang hari raya Idul Fitri tahun ini, sudah panen,” terangnya.

Selain menanam beragam jenis Pohon Kelengkeng, H.Sukardi juga membibitkan Kelengkeng dan kualitas super yang dibandrol dengan harga Rp.200.000.- per pohon. Dan pada lahan perkebunan Kelengkeng milik H.Sukardi, terdapat rumah istirahat, sumur bor dan sangat mudah dijangkau karena dekat dari poros jalan Aspal di Desa Bukit Harapan.- Suaedy.-

Komentar

News Feed